Kementerian Pertahanan Filipina Minta Perintah Resmi Presiden Duterte

Presiden Rodrigo Duterte

Manila, Akuratnews.com - Kementerian Pertahanan Filipina pada Rabu (1/2/2017) meminta Presiden Rodrigo Duterte untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) berisikan perintah bagi militer untuk memainkan peran dalam perang melawan narkoba, termasuk memberi kekuasaan kepada pasukan militer untuk menangkap "bandit" polisi.

Kementerian meminta Duterte untuk meresmikan pernyataan yang ia buat dalam pidato pada Selasa (31/1/2017), ketika ia mengatakan bahwa ia membutuhkan bantuan mereka dalam perang narkoba dan menahan anggota kepolisian yang dia sebut "korup sampai ke intinya".

Kementerian meminta "perintah resmi mengenai arahan presiden ini untuk dijadikan sebagai dasar hukum bagi pasukan militer untuk mengikutinya".

"Dengan cara yang sama, arahan lisan presiden untuk menangkap 'bandit polisi' juga harus didukung dengan perintah resmi," kata menteri dalam sebuah pernyataan.

Duterte memerintahkan Kepolisian Nasional Filipina pada hari Senin (31/1/2017) untuk menghentikan operasi anti-narkoba mereka menyusul pembunuhan seorang pengusaha Korea Selatan oleh polisi nakal. Duterte marah dan malu karena insiden tersebut, yang katanya memiliki "implikasi internasional".

Sarannya adalah bahwa militer harus mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh polisi. Ini menandai perubahan taktik sang mantan walikota yang menarik perhatian, di mana ia dengan gigih mendukung polisi di tengah tuduhan dari kelompok HAM dan beberapa anggota parlemen karena mereka beroperasi dengan bebas. (Muji)

Penulis:

Baca Juga