Kerajinan Batik dan Brand Jamu SMKN 4 Palangka Raya Perlu Dukungan

ilustrasi jamu herbal (foto repro; pixabay)
ilustrasi jamu herbal (foto repro; pixabay)

AKURATNEWS - Sekolah Menengah Negeri 4 Palangka Raya, merupakan satu-satunya sekolah kejuruan tingkat atas, yang mempunyai jurusan khusus. Yaitu jurusan membatik khas Kalimantan Tengah.

Sekolah yang juga dikenal dengan nama SMK Industri ini, merupakan sekolah yang sudah cukup lama eksis. Didirikan tahun 1996, SMKN 4 Palangak Raya, tercatat memiliki siswa sekitar 30 orang per tahun.

Dari jurusan tersebut, SMKN 4 menargetkan dalam waktu satu bulan, sudah bisa memproduksi bermacam-macam disain batik. Hanya sangat disayangkan, juruan ini masih dianggap sebagian besar orang kurang berprospek. Oleh sebab itu, peminatnya masih sedikit.

Dikatakan oleh salah satu guru yang mengajar bidang studi membatik, Nurce SPd, selain murid yang sedikit, kesulitan lainnya adalah sulitnya mendapatkan bahan-bahan.

”Jadi kadang kami harus menunggu lama, sampai pesanan dari Jawa datang. Ya kami harapkan, pemerintah provinsi, bisa membantu memberikan sumbangan bahan-bahan membatik. Agar supaya kami memiliki stok untuk berporduksi,” paparnya, seperti yang dikatakan pada rilis resmi MultiMedia Centre (MMC) Dinas Komunikasi Informatika Prov Kalteng, belum lama ini.

Sementara, hasil kerajinan SMK ini yang bisa dinikmati masyarakat luas adalah serbuk jamu instan pasak bumi. “Saya pernah mencobanya. Rasanya tak terlalu pahit, tapi dijamin aman dan nyaman pada tubuh,” kata Herman, warga Kelurahan Pahandut, kepada media ini tadi pagi (Minggu, 05/11).

Jamu herbal pasak bumi instan produksi SMKN 4 sepertinya memang akan jadi proyeksi unggulan, karena saat ini, seperti dikatakan Kepala Sekolah Drs I Made Wahyu, pihak sekolah masih memperjuang agar mendapatkan lisnesi dari Badan Pengawasan Obat & Makanan (BPOM) setempat. **

Penulis: Iwan Prast

Baca Juga