Keseruan Reuni 38 Tahun Alumni 81 SMA Angkasa Medan, Temu Kangen Yang Ditunggu-tunggu

Medan, Akuratnews.com
-
Alumni 1981 SMA Angkasa Lanud Medan mengadakan reuni  di Kenanga Garden Indonesia, Jalan Jamin
Ginting, Medan Tuntungan, Medan, Sabtu (19/1/2019).

Reuni  SMA Angkasa
Lanud Medan angkatan 81 yang bertajuk Temu Kangen 38 tahun itu dihadiri sekitar
50 orang. Tujuannya adalah untuk mempererat kembali  tali silaturahm sekaligus menjalin
kebersamaan dan melepas kangen setelah berpisah selama 38 tahun.

Meski  rada sulit
mengumpulkan para alumni serta  guru ini
selain karena tidak diketahui keberadaan para alumni juga komunikasi terputus
selama puluhan tahun. Begitu juga dengan para guru yang sudah puluhan tahun
tidak bertemu.

"Meski begitu akhirnya hampir tiga perempat dari jumlah
alumni dan beberapa guru dapat dihubungi" 
ungkap salah seorang panitia kepada Akuratnews.com.

Para guru yang hadir antara lain bapak Hadi Suyono, bapak
Harianja beserta istri, bapak Sirait, bapak Purba, dan bapak Sitanggang beserta
istri dan anak anaknya. Sementara para alumni , 
selain hadir dari Medan, juga dari Rantau Prapat,Langkat, Binjai,
Jakarta, Bogor dan Bandung. Semua larut dalam suasana kerinduan yang luar
biasa.

Pada awal acara para alumni menyanyikan lagu terima kasih
guruku. Saat menyanyikan lagu ini suasana terasa sangat mengharukan. Beberapa
alumni dan guru tampak meneteskan airmata sebagai ungkapan kebahagian dapat
bertemu lagi setelah 38 tahun berpisah.

Salah satu yang mewakili guru Hadi Suyono menuturkan yang
paling berkesan pada acara tersebut adalah ketika para alumni  angkatan 81 bisa bertemu dan kembali berbagi
cerita ataupun bernostalgia bersama rekan dan para guru-guru tercinta.

Ia pun mengucapkan banyak terimakasih atas niat dan jerih
payah panitia dan para alumni untuk mengadakan acara hingga akhirnya bisa
bertemu ditempat ini.

"Kami para guru sangat berterima kasih karena ternyata
kami tidak dilupakan oleh para siswa didik kami meski telah 38 tahun berlalu. Saya
berharap acara semacam ini dapat berlanjut setidaknya dua tahun mendatang agar
hubungan silaturahim dan rasa persaudaraan tetap terbina" ungkapnya.

Suasana penuh keharuan pun mencair setelah berlangsung  sambutan dari yang mewakili alumni oleh
Syarifudddin Nainggolan . Rasa kangen dan kerinduan alumni setelah 38 tahun
tidak bertemu akhirnya larut dengan hiburan musik. Canda gurau penuh tawa pun
mewarnai suasana reuni.

Kemeriahan itu pun ditambah dengan adanya penyerahan
cendramata kepada para guru dan  lomba
joget  yang disiapkan oleh panitia.

Para alumni pun berfoto dan selanjutnya menikmati hiburan
musik. Kondisi itu pun membuat hangatnya kebersamaan antara guru dan para
alumni.

"Reuni ini sangat luar biasa dan membahagiakan setelah
38 tahun kami dipisahkan oleh waktu dan keadaan. Saat bertemu banyak yang sudah
bercucu bahkan ada juga yang telah meninggal. Ini merupakan kenangan yang tidak
terlupakan" ungkap salah seorang alumni. (HSP)

Penulis:

Baca Juga