oleh

Ketegangan Perang Dagang Mereda, Bursa Mengaum Naik

Jakarta, Akuratnews – Bursa saham Amerika serikat dan sebagian besar pasar global, menguat jelang akhir pekan. Indek Dow Jones bahkan naik seiring kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara AS – Cina, berhasil membukukan kenaikan 0.12% atau sekitar 28 poin.

Sementara itu. pemerintah Hong Kong menerbitkan laporan kinerja keuangan konsolidasi berbasis akrual yang mengalami surplus Hk$320.1 milliar serta akun berbasis kas yang juga mengalami surplus HK$148.9 milliar akibat dari surplusnya arus exchange fund, HKHA serta dana lainnya sebagai bagian dari surplus yang dialami oleh perusahaan bisnis milik pemerintah serta diimbangi pula oleh ketentuan untuk kewajiban pensiun.

Indeks saham Hangseng ditutup 1.3% lebih tinggi yang didukung oleh kinerja apik dari saham perusahaan pengembang asal Hong Kong dan Cina yang memberi dukungan bagi pertumbuhan pasar saham di wilayah otonomi bebas tersebut.

Nilai saham dari perusahaan internet asal Cina, Tencent mencatat kenaikan 0.6% menyusul pemberian dividen kepada pemegang sahamnya hingga sebesar $250 juta pasca spin-off listing dari unit usaha Tencent Music di pasar AS.

Bursa saham Tokyo kembali menguat menyusul kenaikan yang dibukukan oleh bursa Wall Street di tengah harapan berkurangnya friksi perdagangan antara AS dan Cina.

Indeks Nikkei Jepang ditutup naik 0.99% di sesi perdagangan Asia, melanjutkan kenaikan 455 poin pada sesi perdagangan sehari sebelumnya. Adapun sejumlah ekuitas seperti produsen robot bagi industri, Fanuc Corp, produsen mesin konstruksi Komatsu serta Mitsui & Co menjadi kontributor terbesar bagi kenaikan indeks Nikkei Jepang.

Samsung Electronics Co mengumumkan bahwa pihaknya akan menutup salah satu pabrik smartphone mereka di Tianjin yang terletak di wilayah Cina bagian Utara, seiring produsen smartphone terbesar dunia tersebut menilai bahwa pangsa pasar smartphone di Cina mengalami penurunan hingga 0.8% akibat ketatnya persaingan dari produsen smarphone pesaingnya asal Cina.

Sementara itu Indeks Kospi Korea Selatan mencatat kenaikan 0.39% di sesi penutupan perdagangannya pada Kamis kemarin, menyusul sentimen pasar yang positif menyambut rencana pemerintah yang akan membangun sebanyak 30 ribu fasilitas smart factory sekaligus menciptakan 10 zona smart industry hingga tahun 2022 mendatang. (LH)

Loading...

Komentar

News Feed