Ketua B2P3 Kabupaten Pelalawan: Pemuda Pancasila Harus Beri Kiprah Nyata ke Masyarakat

Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kabupaten Pelalawan, Rusdianto, SE (Loreng Biru)
Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kabupaten Pelalawan, Rusdianto, SE (Loreng Biru)

AKURATNEWS - Stigma bahwa Pemuda Pancasila memiliki kesan buruk di tengah masyarakat, bagi Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Kabupaten Pelalawan, Rusdianto, SE, harus segera dibuang.

Untuk itu, Rusdianto meminta kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila khususnya di Kabupaten Pelalawan, Riau agar siap bersaing dan bisa memberikan kiprah nyata bagi masyarakat. B2P3 sendiri sudah memfasilitasi hal tersebut melalui sejumlah program.

"Saat ini kami di B2P3 fokus mengadakan pelatihan keterampilan tenaga kerja, folder, juru las untuk membantu masyarakat membuka kesempatan, sehingga tenaga kerja bisa diterima di perusahaan besar. Kader-kader Pemuda Pancasila agar bisa ikut serta." ujar Rusdianto, Kamis (27/1/2022).

Rusdianto mengatakan, B2P3 dan Serikat tengah fokus pada pembentukan Pengurus Unit Kerja (PUK) di seluruh PT.

"Setiap PT ada Serikat Pemuda Pancasila, jumlahnya saat ini ada paling sedikit 1 PUK 30 orang. Perusahaan besar perkebunan kelapa sawit ada 38 PT di Pelalawan ini, seluruhnya ada 125 PT. Jumlah penduduk sekitar 250 ribu jiwa. Tenaga produktif lokal kisaran 5%, lebih banyak dari luar daerah, 30% yang diminta kepada perusahaan agar prioritas lokal belum bisa tercapai." Terangnya.

"Selain itu B2P3 membangun atau merangsang wirausaha agar tidak tergantung menjadi pekerja," sambung Rusdianto.

Rusdianto menambahkan, bahwa sebelum ini banyak yang alergi terhadap Pemuda Pancasila. Namun dengan adanya program ini respon masyarakat sangat tinggi untuk bergabung Pemuda Pancasila.

"Satu-satunya ormas di Riau yang membuka BLKI baru Pemuda Pancasila, sehingga image sudah berubah. Saat ini 4000 tenaga kerja non skill bisa disuplay Pemuda Pancasila. Saat ini di belakang kami B2P3, justru orang-orang perusahaan yang tadinya anti pati dengan PP. Target kami 12 Kecamatan akan kita ciptakan simpul-simpul stok penyiapan tenaga kerja skill. Inilah rencana kami untuk mengangkat PP. Respon ormas lain untuk bergabung juga tinggi dengan program PP ini.
Sebab mereka juga menitipkan keluarganya agar bisa bekerja dan rela bergabung dengan menjadi anggota B2P3." Imbuhnya.

Rusdianto mengaku bersyukur karena kepengurusan di setiap PT sudah terbentuk. Bahkan Serikat Pekerja lainnya banyak yang sudah bergabung.

"Kedepan, tidak malu lagi memakai baju loreng PP, bahkan mereka bangga. Saat ini juga sudah dibentuk Serikat Pekerja Transportasi, berangkat dari asosiasi dibentuk, dibagikan seragam loreng, akhirnya terbentuk juga Serikat Pekerjanya. Sementara ini memang dari MPC sempat merasa tersaingi, akan tetapi bisa dijelaskan, sehingga justru bisa turut mengambil peran." Tutup Rusdianto.

Sementara itu Sekretaris B2P3 Pelaksaan, Manik menambahkan, pihaknya saat ini tengah menangkap peluang bagus, terkait Serikat Pekerja yang ada sebelumnya banyak dari dalam perusahaan, sehingga saat dibentuk oleh B2P3, mereka merasa terbantu, karena pekerja merasa terlindungi kepentingannya, setidaknya memberikan prioritas perhatian lokal.

"Pemberdayaan masyarakat nyata di sini, meskipun ada sebagian yang merasa punya kepentingan merasa terganggu," ujar Manik.

Lanjutnya, akan tetapi karena ini murni membantu masyarakat, justru masyarakat antusias bergabung disini, bahkan Serikat Pekerja yang sudah ada sebelumnya banyak pengurusnya bergabung disini.

Selain itu, Disnaker merasa terbantu dengan program B2P3 ini, informasi lebih cepat sampai ke masyarakat.
B2P3 justru meminta RT/RW untuk mendata warganya yang belum bekerja.

Sementara itu Waka OKK B2P3 DPP Pemuda Pancasila Hariman Siregar, SH.MH memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja B2P3 Kabupaten Pelalawan sekaligus meresponi, salah satunya peluang pelatihan terhadap calon tenaga kerja bidang perkapalan yaitu kapal niaga , kapal pesiar, juga untuk tenaga-tenaga maritim menurutnya layak dilakukan di Pelalawan, selain yang sudah pasti untuk tenaga kerja perkebunan.

Terkait Serikat Pekerja, saat ini di pusat sudah dibentuk, sehingga nantinya tinggal menyesuaikan.

"Apa yang dilakukan B2P3 Kabupaten Pelalawan merupakan langkah maju untuk menguatkan peran dan fungsi serta manfaat keberadaan ormas Pemuda Pancasila di masyarakat," pungkasnya.***

Penulis: Ibrahim
Editor: Alamsyah
Photographer: B2P3 Pelalawan

Baca Juga