Ketua Baznas: UPZ Telah Berkontribusi Kelola Zakat di Indonesia

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Soedibyo mengatakan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) telah memberikan kontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.

"Layanan UPZ memudahkan para pegawai pada institusi dan karyawan perusahaan dalam menunaikan zakatnya, baik yang bersifat rutin setiap bulan maupun jenis zakat lainnya," kata Bambang disela kegiatan Rakernas Baznas di Hotel Lumire, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Menurut Bambang, UPZ juga menjadi solusi, bukan hanya dalam membantu mustahik di lingkungan pegawai dan karyawan namun juga bagi masyarakat luas.

Saat ini, Baznas memiliki 128 UPZ di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Swasta. Kepercayaan publik terhadap UPZ Baznas terus meningkat, dibuktikan dengan penghimpunan zakat yang terus naik.

"Pada Januari hingga Oktober 2018, UPZ telah mengumpulkan zakat senilai Rp50 miliar dan diperkirakan akan terhimpun lebih dari Rp63 Miliar. Hasil ini lebih tinggi dari tahun lalu yang terhimpun Rp57,4 Miliar," ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Bambang berharap UPZ makin mengoptimalkan perannya sehingga makin banyak umat dapat terlayani dalam melaksanakan ibadah zakat dan makin banyak mustahik menjadi lebih sejahtera secara materi dan spiritual.

Bambang mengungkapkan, Tujuan utama Rakernas ini adalah menghasilkan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT). RKAT UPZ menjadi penting sebagai acuan Baznas dalam melaksanakan RKAT.

"Sesuai UU, RKAT Baznas harus sudah mendapat persetujuan Kemenag sebelum anggaran awal tahun. Rencana panjang dan renstra Baznas sudah ada. Ini adalah rencana tahunan," tuturnya.

Dalam mengoptimalkan perannya, UPZ juga meningkatkan kinerja internal amilnya. Dalam Rakernas ini, UPZ memberikan laporan pengelolaan zakat tahun 2018 dan menyiapkan susunan rencana kerja anggaran tahunan tahun 2019.

UPZ dibentuk berdasarkan Undang-undang no.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pada aturan ini disebutkan, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Baznas, Baznas provinsi, dan Baznas kabupaten/kota dapat membentuk UPZ pada instansi pemerintah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perguruan tinggi, masjid dan perusahaan swasta. UPZ juga dapat dibentuk pada perwakilan Republik Indonesia di luar negeri serta di tingkat kecamatan, kelurahan atau tempat lainnya. (Yan)

Penulis:

Baca Juga