Ketua DPC PDI-P Sidoarjo: Pilkada 2020, PDI Perjuangan Harus Menang

Kiri: Kelana Aprilianto. Kanan: Ketua DPC PDI-P Sidoarjo, H. Sumi Harsono (berdiri) saat membuka acara pengenalan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah Sidoarjo terjaring PDI-P di depan para kader.
Kiri: Kelana Aprilianto. Kanan: Ketua DPC PDI-P Sidoarjo, H. Sumi Harsono (berdiri) saat membuka acara pengenalan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah Sidoarjo terjaring PDI-P di depan para kader.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Empat kali gelaran Pilkada Sidoarjo pilihan rakyat (2000, 2005, 2010 dan 2015), tak pernah sekalipun dimenangkan kandidat yang diusung PDI-P. Karena itu, Pilkada Sidoarjo 2020 mendatang, kandidat PDI-P harus menang.

Penegasan itu dikemukakan Ketua DPC PDI-P Sidoarjo, H. Sumi Harsono dalam sambutannya saat membuka acara pengenalan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah Sidoarjo yang terjaring partai berlambang banteng ini Oktober 2019 lalu, bertempat di Sekretariat DPC PDI-P, Jati Selatan, Sidoarjo, Rabu (11/12/2019) malam.

"Pilkada Sidoarjo tahun depan, tidak ada incumbent. Calon bupati dan wakil bupati, baik diusung PDI-P maupun partai lain, memiliki peluang sama. Namun, siapapun calon yang mendapat rekom DPP PDI-P, banteng-banteng Sidoarjo harus siap mengamankan dan memenangkannya pada Pilkada Sidoarjo nanti," tandas Sumi, disambut pekik 'siap' para kader.

Dalam acara pengenalan yang dipandu Wakabid Bappilu DPC PDI-P, Mundzir Dwi Ilmiawan dan diikuti 18 PAC PDI-P se-Sidoarjo itu, dihadiri sembilan dari sepuluh bakal calon kepala dan wakil kepala daerah terjaring, yaitu Sumi Harsono, Samsul Hadi, Kelana Aprilianto, Hadrean Renanda, Roni Herowind Mustamu, Senadi Harjo, Kuswari, Supriyadi dan Ambudi Putra Laksana. Sedangkan, bakal calon yang tidak hadir, Bahrul Amig, kini Kepala Dishub Sidoarjo.

Dari kesembilan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah tersebut, ada dua yang diketahui bukan kader PDI-P, yakni Ambudi Putra Laksana dan Kelana Aprilianto.

Namun, nama terakhir bukan kader partai itu, Kelana Aprilianto yang selama ini menjabat Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur, saat berkesempatan untuk memperkenalkan diri, mengungkapkan, justru dia maju dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo 2020 bukan tanpa alasan.

"Alasannya, selain saya dihubungi via telepon oleh Sekjen DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto. Juga, secara pribadi, saya sendiri hanya mau maju Pilkada, bila diusung PDI-P. Awalnya, sewaktu ditanya Pak Hasto soal pilihan maju Pilkada di daerah mana, saya jawab Surabaya, tidak direstui, lalu saya pilih Malang, masih tak direstui. Ketika ditawari Sidoarjo dan dibilang DPP bakal memberikan restu, saya bersedia dan siap maju Pilkada Sidoarjo 2020," jelas pengusaha sukses kelahiran Malang ini, disambut tepuk tangan hadirin.

Baca Juga