Ketua HIPMI: Janji Jokowi Pekerjakan 1000 Anak Papua Sudah Tepat

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia.

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia mengatakan, langkah Presiden Jokowi menjanjikan 1000 mahasiswa asal Papua yang baru lulus untuk bekerja di Badan Usaha Milik Negata (BUMN) merupakan langkah tepat.

"Saya pikir ini sebuah langkah yang tetap, kenapa? karena jangan lagi ada kesan bahwa orang Papua itu kualitasnya lebih rendah dibandingkan dengan kualitas saudara-saudara kami yang ada di Jawa, Sulawesi ataupun Sumatera," kata Bahlil di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Menurut dia, janji tersebut hal yang wajar dalam melakukan pemerataan bagi anak bangsa.

"Freeport sekarang 50 persen diambil alih oleh Inalum, ya dikasih porsi dong. Banyak BUMN kita yang bergerak di Papua, berapa sumber daya alam kita yang ditarik ke sini?, nah ini sekaligus saya pikir pemerataan untuk memperlihatkan kepada sesama anak bangsa bahwa kita ini gak rasis gitu loh," ucapnya.

"Kan persoalannya tidak dikasih kesempatan saja, orang Papua juga bisa kok. Kenapa saya katakan bisa?, dulu ketika saya mau jadi ketua umum HIPMI banyak cemoohan untuk saya dianggap gak bisa membawa HIPMI dianggap karena anak Papua gak layak, karena dianggap orang miskin gak boleh jadi ketua umum HIPMI, ini kan stigma yang jelek. Tapi teman-teman wartawan kan bisa melihat," ujar Bahlil.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Yandi Permana
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga