Ketua Komisi 1 DPRA Kritik Gubernur Aceh Soal Perpanjangan Belajar di Rumah

Ketua Komisi 1 Tgk Muhammad Yunus
Ketua Komisi 1 Tgk Muhammad Yunus

Banda Aceh, Akuratnews.com - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Muhammad Yunus menyoroti kebijakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang memperpanjang masa siswa belajar di rumah hingga 20 Juni mendatang.

Proses belajar mengajar diminta dilakukan baik secara daring maupun luring. Dalam Instruksi bernomor 08/INSTR/2020 itu ditujukan ke bupati/wali kota, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Dinas Dayah Aceh serta Kakanwil Kemenag Aceh tertanggal 1 Juni 2020.

Menurut Muhamad Yunus, kebijakan mengenai proses belajar mengajar bagi siswa dan santri Dayah, mestinya dikaji ulang.

Berdasarkan pengamatan Ketua Komisi I DPRA, kebijakan Plt Gubernur Aceh dengan kondisi saat ini sangat menyedihkan bagi siswa-siswi terkhusus bagi santri dayah, karena sudah tiga bulan tidak merasakan proses belajar mengajar secara bertatap muka di bangku sekolah.

Kata dia, dengan memberlakukannya masa perpanjangan belajar dirumah, efeknyan sangat besar dirasakan oleh siswa dan santri dayah saat ini.

"Apakah kita mau generasi Aceh hancur kedepan serta dangkal ilmunya disebabkan belajar mengajar di Dayah di hentikan," kata Muhammad Yunus, Senin (1/6/2020).

Apalagi kebijakan yang di larang untuk siswa dan santri dayah belajar mengajar di dayah dan di sekolah seperti Peringatan Hari Besar Islam (PHB 1), Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)/Mushabaqah Qiraatul Kutub (MQK), Zikir, Pengajian, Majelis Taklim dan lain-lain.

"Ini aturan yang Justru mengkreditkan satu kelompok, dikarenakan saat ini Pusat keramain di perbelanjaan seperti Mall,Cafe dan warong kopi justru di bolehkan beraktivitas seperti biasanya, ini tentu aturan yang perlu di kaji ulang dan di perbarui untuk kemaslahatan masyarakat Aceh semuanya terutama generasi muda," katanya.

Ia meminta pemerintah Aceh agar tidak asal-asalan dalam membuat kebijakan yang malah merugikan generasi penerus masyarakat Aceh. Dalam Quran Surat Al-A’la Ayat 17 menjelaskan.

وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ

Terjemah Arti: Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.

Sungguh Akhirat itu lebih baik dan lebih utama dari dunia dengan berbagai kesenangan dan kenikmatan yang ada padanya serta lebih abadi, karena kenikmatan yang ada di dalamnya tidak pernah berhenti selamanya.

"Pemerintah Aceh janga main-main dengan aturan yang dibuatnya," tegasnya.

Kita harap Kepada Pemerintah Aceh aturan dan kebijakan selam Pandemi Covid-19 ini lebih objektif secara menyuluruh agar bisa memberikan Manfaat bagi masyarakat Aceh.

"Jangan sampai kebijakannya malah merusak dan memecah-belahkan bangsa Aceh," tutup Tgk Muhammad Yunus Politisi Partai Aceh ini.

Penulis: Heri Safrizal

Baca Juga