Keunikan Detusko dan Geliat Ekowisata di Kaki Gunung Kelimutu

Eksplorer Keunikan Detusko dan Geliat Ekowisata di Kaki Gubung Kelimutu
Eksplorer Keunikan Detusko dan Geliat Ekowisata di Kaki Gubung Kelimutu

Nando menjelaskan, sebagai desa penyangga kawasan Taman Nasional Kelimutu, Desa Detusoko Barat menangkap peluang kunjungan wisatawan. Karena itu, keberadaan Caffe Lepa Lio yang strategis, selain sebagai rest area juga menjadi ‘tourist information service’ tentang spot wisata potensial Detusoko.

“Kafe ini dibangun menggunakan dana pribadi di atas lahan milik keluarga. Ketika bicara pariwisata maka masyarakat ingin melihat hasil nyata, bentuknya seperti apa. Kita harus memberi contoh nyata dahulu, bukan sekedar bicara visi misi. Kafe ini menjadi semacam rest area dan one stop sevice informasi berbagai potensi wisata Gunung Kelimutu yang ada di desa dengan produk unggulannya. Kita ingin mengangkat budaya lokal Lio dalam hubungan dengan kearifan lokal sehingga menu yang disajikan juga merupakan makanan lokal. Tempat ini semacam gerbang informasi produk lokal desa dipamerkan,” jelas Kades Detusoko Barat itu diselah diskusi santai bersama rombongan Ayu Indonesia di Caffe tersebut, Minggu (18/04/2021).

Selain menawarkan view sawah bertingkat Detusoko, Caffe Lepa Lio juga menyajikan varian menu sederhana berbahan pangan local yang menggoda selera. Beberapa menu khas racikan barista Lepa Lio diantaranya, Poffertjes with Robusta Coffee, (snack pagi Poffertjes dengan ditemani secangkir premium robusta coffee), Banana Cake with Robusta Coffee, (Nikmati nuansa pagi dengan sajian Snack Banana Cake dengan secangkir Robusta Coffee), Herbal Drink with Banana Fritters (Nikmati sejuknya pagi dengan minuman herbal khas Detusoko ditemani banana lapis cokelat), Herbal Drink white Sorgum (Nikmati minuman herbal dengan ditemani pop sorgum) dan beberapa varian menu lainya.

Selain menu siap saji, Caffe Lepa Lio juga menawarkan produk local yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Detusoko diantaranya yaitu Luwak Coffee 1 kg yang merupakan jenis produk Kopi Luwak Liar Robusta Detuskoko.

Selain itu, ada juga Arabica Detusoko Coffee 250 gr, Robusta Detusoko Coffee 250 gr,(Robusta Detusoko Coffee diambil dari ketinggian 1.200 dpl yang diolah oleh petani lokal dan kaum muda di Detusoko), Peanut Butter yang terbuat dari kacang organik pilihan, tanpa pengawet, tumbuh di dataran tanah Vulkanik Detusoko, dengan cita rasa khas suku Lio.

Selain itu ada juga hasil olahan kopi Detusko yang berupa Parfum Aroma Kopi Detusoko. Parfum tersebut memiliki aroma khas buah (fruty notes) yang diambil dari biji kopi pilihan. Gelang Kopi Detusoko yang merupakan accsesories lokal yang dihasilkan oleh pengrajin lokal Detusoko. Berbagai jenis produk original dari Kaki Gunung Kelimutu tersebut hanya di Lepalio Cafe Detusoko.***

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Yohannes Marto

Baca Juga