Kisah Pilu Warga Solo, Koma di RSUD Muna

AKURATNEWS. COM - Kisah pilu Wiwin Winarsih, salah seorang warga Kota Solo, Jawa Tengah yang kesehariannya menjual jamu gendong di wilayah Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna, tanpa sanak saudara.

Wiwin yang saat ini berusia 31 tahun, tinggal disebuah kos- kosan sekitar Jalan La Ode Abdul Koedoes, Kelurahan Raha III Kecamatan Katobu, terpaksa dilarikan ke RSUD Muna oleh warga setempat, karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Adalah La Ode Ganefo, yang akrab disapa Efon, bersama beberapa warga lainnya turut andil memberikan perhatiannya mengantar ke RSUD Muna hingga mendapatkan perawatan medis.

"Ini kami lakukan demi kemanusiaan, siapa saja yang membutuhkan itu, Insya Allah kami siap membantu sepanjang masih dalam koridor," Kata Efon yang juga salah satu ASN pada Dinas Kehutanan Provinsi Sultra.

Dirinya berharap agar kerabat Wiwin yang ada di Kota Solo dapat mengetahui hal ini, untuk bisa memberikan perhatiannya.

"Jika tak bisa dijemput, kami akan berusaha sebaik mungkin agar Wiwin sampai ketempat asalnya, namun kami berharap kerabatnya dapat mengetahui kondisi Wiwin saat ini," Ucapnya.

Diceritakan oleh beberapa warga yang mengantar, kalau sebelumnya Wiwin mengalami sakit pada kaki kirinya hingga tak bisa lagi digerakkan, bahkan kondisi parah tersebut membuatnya susah untuk beraktifitas sebagaimana biasanya.

Keberadaan Wiwin Winarsih di Raha, Kabupaten Muna, tatkala tujuh tahun silam mengikuti seorang pria bernama Lian, warga Kelurahan Wamponiki Kecamatan Katobu, hingga menjalani kehidupan rumah tangga dan dikaruniai seorang putri.

Namun saat ini Wiwin  telah berpisah dengan suaminya, sementara anak simata wayangnya itu tinggal bersama ayahnya dan saat ini duduk di bangku sekolah dasar.

Untuk diketahui kondisi Wiwin saat dilarikan ke RSUD Muna dalam kondisi tak sadarkan diri akibat penyakit yang dialaminya. Lima hari berjalan sejak diantar ke RSUD Muna, dirinya mengalami koma alias tak sadarkan diri.

Kini kondisinya pun mulai membaik, ia berharap agar bisa pulang ke daerah kelahirannya di Nanggala Kota Solo Provinsi Jawa Tengah.

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga