KJN Optimis Bisnis Pengiriman dan Logistik Tetap Menjanjikan

AKURATNEWS - Pendapatan perseroan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJN) pada 2021 masih didominasi segment B2B dari berbagai bidang usaha seperti perbankan, asuransi, telekomunikasi, F&B, healthcare, fashion dan sparepart.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama KJN, Sunarto yang didampingi Direktur Keuangan & Corporate Secretary KJN, Farida Sulistyorini dalam Public Expose 2021 di Jakarta, Kamis (16/12). Dijelaskan,Sunarto, memasuki Kuartal III 2021, kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 58,42 persen atau sebesar Rp2,66 miliar dari Kuartal II sebesar Rp4,55 miliar menjadi Rp7,21 miliar pada Kuartal III.

Di sisi lain, pada Kuartal III 2021, perusahaan mengalami kenaikan rugi usaha. Dimana pada Kuartal III rugi usaha naik 111,53 persen atau sebesar Rp1,29 miliar dari rugi usaha Kuartal II sebesar Rp1,16 miliar menjadi Rp2,44 miliar pada rugi usaha Kuartal III. Namun apabila dibandingkan dengan Kuartal III 2020, perusahaan telah berhasil menekan kerugian 9,81 persen yaitu dari rugi usaha Kuartal III 2020 sebesar Rp2,71 miliar menjadi Rp2,44 miliar pada rugi usaha Kuartal III 2021.

“Berdasarkan perkembangan situasi saat ini, perusahaan berkeyakinan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebanyak 47,21 persen pada Kuartal IV 2021,” ujar Sunarto.

Menurutnya, walupun dari sisi kinerja keuangan yang kurang memuaskan, perseroan tetap optimis bahwa bisnis pengiriman dan logistik tetap menjanjikan di masa yang akan datang. Hal ini tercermin dari keseriusan pemerintah yang terus mengedepankan infrastruktur pembangunan seperti jalan tol, pelabuhan dan interkoneksi bandara. Hal serupa juga diungkap dari berbagai analisa yang dilakukan lembaga research terkait dengan prospect bisnis jasa pegiriman dan logistik.

Untuk mengahadapi tantangan dan persaingan serta untuk meningkatkan penjualan yang disertai dengan profit positif, berikut adalah langkah strategis yang akan dilakukan perseroan:
1. Diversikasi produk pengiriman disektor paket dan logistik (same day dan kargo service)
2. Pengembangan Jasa Trucking baik dasi segi first mile maupun middle mile
3. Pengembangan jasa warehousing
4. Pengembangan jaringan distribusi based-on target segmented
5. Penetrasi segment retail based-on social media dan e-commerce

Direksi berharap, dengan semangat dan dukungan karyawan serta kepercayaan pemegang saham, kinerja perseroan dapat jauh lebih baik di masa yang akan datang.

KJN yang berkedudukan di Jakarta dan didirikan pada 1998 mencatatkan diri di Bursa Saham Jakarta pada Juli 2019. Hingga saat ini, KJN memiliki beberapa cabang yang menyebar di area Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Kedepannya, wilayah yang sudah berdiri akan dikembangkan menjadi area produktif yang disinergikan dengan target penjualan yang disertai dengan pengembangan area potensial lainnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga