KKP Minta Pertamina Bangun SPDN di Seluruh Pelabuhan Perikanan

Jakarta, Akuratnews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) minta PT Pertamina (persero) untuk membangun Solar Pack Dealer Nelayan (SPDN) di seluruh pelabuhan perikanan. Tujuannya, agar pasokan bahan bakar minyak (BBM) solar untuk nelayan selalu tersedia.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Sjarief Widjaja menyebut jumlah SPDN saat ini hanya 220 unit. Padahal, jumlah pelabuhan perikanan di Indonesia mencapai 896 unit.

"Belum lagi pelabuhan yang berbasis desa. Artinya, ada desa yang tidak ada pelabuhan, tapi banyak nelayan yang punya kapal. Makanya, prinsip kita semua pelabuhan harus ada SPDN," ucap Sjarief di kantornya, Jakarta, Rabu (30/8/17).

Menurutnya, tugas penyediaan SPDN itu ada di tangan PT Pertamina (persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Selama ini, nelayan membeli solar secara eceran dengan harga sangat mahal.

"Jadi tidak masalah BBM buat nelayan disubsidi atau tidak. Bagi kami, untuk Pertamina dan ESDM, barang (solar) itu ada. Itu prinsipnya," tukas Sjarief.

Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta subsidi BBM untuk nelayan dicabut?. Lantaran subsidi tersebut dinikmati pihak yang tidak berhak mendapatkan.

Susi mengatakan, larangan penggunaan BBM bersubsidi pada kapal nelayan dengan ukuran 30 gross ton (GT) sudah berhasil diterapkan. Dia juga ingin pelarangan tersebut diterapkan pada kapal nelayan di bawah 30 GT dengan syarat stok BBM untuk nelayan terus memadai. (Mdi)

Penulis:

Baca Juga