Kolaborasi dengan Kanwil 1 Bea Cukai Jatim, Polisi Surabaya Amankan 6,5 Kg Sabu

Surabaya, Akuratnews.com - Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, membekuk 2 warga Sampang Madura, yang menjadi kurir sabu, yakni Lutfi Bin Achmadi (19) dan Hotib Bin H Qodir (19), pada, Selasa (18/8/30).

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, penangkapan tersebut merupakan kolaborasi Kanwil 1 Bea Cukai Jatim dan Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Kanwil 1 Bea Cukai Jatim mendapati adanya pengiriman Narkoba dari Malaysia melalui jasa pengiriman barang. Kemudian temuan tersebut diteruskan kepada Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak," terang Trunoyudo, Senin (31/8/20).

Dalam konfrensi pers di Mapolda Jatim tersebut, Trunoyudo juga menjelaskan, setelah mendapatkan laporan, anggota satreskoba langsung turun untuk menyelidiki ke mana barang haram itu akan diantarkan.

"Anggota langsung membututi kurir jasa pengiriman yang mengantarkan paket tersebut. Ternyata alamat yang dituju adalah sebuah rumah kosong di Kecamatan Banyuates Sampang Madura," beber Trunoyudo.

"Setelah ditunggu oleh anggota kami, didapatilah kedua tersangka LF dan HB,yang akan mengambil paketan tersebut. Dan setelah dibongkar isi paketan tersebut adalah narkoba jenis sabu seberat 6,5 kilogram," imbuhnya.

Dari pengakuan kedua tersangka, mereka hanya sebagai kurir, yang nantinya akan mengantarkan paketan sabu tersebut ke SE seorang pemesan, yang saat ini masih dalam pencarian.

"Yang ditangkap ini merupakan kurir, pemesan sabunya sendiri saat ini masih dalam pengejaran. Namun kita sudah mengantongi identitasnya, dan kita akan melakukan maping," ungkap Trunoyudo.

Untuk mengelabui petugas, paketan sabu itu dikemas dalam 13 kotak susu berwarna hijau.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Subsider Pasal 113 Ayat (2), lebih Subsider 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati.

Penulis:

Baca Juga