Penentuan Mitra KSDPK Pengelolaan Parkir di Sidoarjo

Komisi B DPRD Nilai Lamban, TKKSD Janji Akhir Januari Tuntas

Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara (berseragam dinas) dan illustrasi juru parkir.
Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara (berseragam dinas) dan illustrasi juru parkir.

AKURATNEWS - Kinerja tim koordinasi kerja sama daerah (TKKSD) dalam menentukan mitra kerja sama daerah dengan pihak ketiga (KSDPK) terkait pengelolaan parkir di Kabupaten Sidoarjo, dinilai lamban oleh Komisi B DPRD Sidoarjo.

"Semestinya, penentuan calon mitra KSDPK pengelolaan parkir tuntas akhir Desember 2021, tapi sampai pertengahan Januari 2022 belum juga ada kejelasan," tandas Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto.

Menanggapi pernyataan Bambang itu, Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara mewakili Sekda A. Zaini selaku Ketua TKKSD yang berhalangan hadir pada RDP bersama Komisi B DPRD Sidoarjo, Rabu (12/1/2022) pekan lalu, mengungkapkan, TKKSD bakal menuntaskan masalah penentuan mitra KSDPK akhir Januari 2022.

"Tim sudah menetapkan tiga badan usaha sebagai peserta calon mitra KSDPK, yaitu Indonesia Sarana Servis (KSO), PT Piramida Teknologi Indonesia dan Inkoppol - Prasetia Dwidharma," jelasnya.

Rencananya, tambah Benny, tim menggelar pelelangan terbuka antar tiga calon mitra tersebut, Rabu (19/1/2022) dan hasilnya diumumkan sehari kemudian, Kamis (20/1/2022).

Lalu, dilanjutkan pembuatan draf perjanjian kerja sama, Jumat (21/1/2022). Selang tiga hari, Senin (24/1/2024), hasil pelelangan terbuka diajukan ke DPRD untuk mendapatkan persetujuan.

"Semoga 31 Januari, anggota DPRD menyetujuinya. Sehingga, kontrak kerja sama bisa diteken," harapnya.

Diberitakan AKURATNEWS sebelumnya, hasil seleksi (ulang) pertama, diumumkan dua peserta lolos evaluasi kualifikasi, yaitu Indonesia Sarana Servis (KSO) dan PT Piramida Teknologi Indonesia.

Selang beberapa hari, jadwal seleksi (ulang) berubah, begitu pula hasil evaluasi kualifikasi. Satu peserta yang tadinya gagal, diloloskan, yakni Inkoppol - Prasetia Dwidharma. Sehingga, berubah menjadi tiga peserta yang lolos.***

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga