Komisi I DPR-RI Dorong Betonisasi Runway Lanud ATS

Ilustrasi Runway
Ilustrasi Runway

AKURATNEWS - Anggota Komisi I DPR-RI Lodewijk F. Paulus mendorong pemerintah membangun infrastruktur landasan pacu (Run Way) di Lapangan Udara (Lanud) Atang Sanjaya (ATS) Bogor, Jawa Barat.

Pembangunan runway dinilainya perlu dilakukan. Mengingat, saat ini runway di ATS masih berbentuk tanah dan berpotensi mengalami pergerakan tanah jika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bogor.

Dikutip dari website resmi dprri.go.id, Alanggota Komisi I DPR RI Lodewijk F. Paulus mengatakan, Komisi I DPR RI perlu memberikan perhatian lebih pada fasilitas pendukung landasan pacu (runway) di Lanud Atang Sendjaja (ATS), Kota Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, fasilitas pendukung landasan pacu pesawat di ATS ini sangat penting dan patut diperjuangkan.

“Komisi I harus memperhatikan fasilitas runway di Lanud Atang Sendjaja ini dan pastinya akan kita perjuangkan. Karena kondisi landasan di ATS ini berupa rumput,” ungkap Lodewijk saat kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI ke Lanud ATS Bogor, Jawa Barat, Senin 12 April 2021 lalu.

Menurut politisi Partai Golkar ini, tingginya curah hujan menyebabkan kondisi runway Lanud ATS yang berupa rumput rawan kecelakaan karena lembeknya tanah akibat tingginya curah hujan di Bogor.

Hal ini justru berpotensi terhambatnya proses latihan khususnya exercise emergency yang mengharuskan helikopter melaksanakan running landing.

"Saya beri saran, mungkin lebih baik landasan pacu pesawat berupa rumput ini dapat diganti menggunakan beton dibandingkan aspal. Karena jika menggunakan beton itu bisa kurang lebih 10 tahun sekali untuk perawatannya. Jadi tidak perlu takut biaya perawatan pesawat kepotong untuk pemeliharaan runway seperti pemotongan rumput," tambahnya.

Komandan Lanud ATS Marsma TNI Fakhrizet mengucapkan terima kasih kepada Komisi I DPR RI yang telah memberikan perhatiannya kepada Lanud ATS. Pihaknya juga membenarkan perihal runway di ATS yang menggunakan rumput.

“Kita memang running di landasan rumput. Empuk memang, tetapi kendala yang dialami juga cukup banyak yaitu berlubang dan becek. Namun sekarang seluruh pesawat kita (pesawat yang dimiliki oleh ATS) sudah menggunakan wheel, jadi kita bisa menggunakan landasan pacu pesawat di aspal," pungkasnya.***

Penulis: Angger Gita

Baca Juga