Komisioner KPU Hormati Langkah Abdullah Puteh

Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh

Jakarta, Akuratnews.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan pihaknya menghormati langkah Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh yang mengadukan KPU dan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

KPU, kata Ilham, siap menghadapi Puteh di DKPP.

"Kita siap. Kita hormati. Abdullah Puteh sudah mengikuti prosedur," ujar Ilham Saputra di Jakarta, Selasa (28/8).

KPU, kata Ilham, tetap tidak akan menjalankan putusan Panwaslih Aceh dan putusan Bawaslu terkait gugatan mantan terpidana kasus korupsi sampai adanya putusan dari Mahkamah Agung (MA) soal uji materi Peraturan KPU yang melarang mantan terpidana kasus korupsi menjadi caleg.

"Kita minta tunda putusan Bawaslu dan Panwaslu itu sebelum ada putusan MA. Kita tak akan melakukan eksekusi soal putusan Bawaslu sampai putusan MA ada. Karena sekali lagi Bawaslu mengacu kepada PKPU kita," tandas dia.

Saat ini, PKPU Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota DPD dan PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota sudah digugat oleh sejumlah pihak ke MA. Namun, MA belum memproses gugatan tersebut sampai Mahkamah Konstitusi memutuskan uji materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Selain Abdullah Puteh, gugatan dua mantan koruptor juga dikabulkan oleh Bawaslu, yakni bacaleg DPD dari Sulawesi Utara Syahrial Damapolii dan Bacaleg DPRD Toraja Utara Joni Kornelius Tondok. KPU juga mempersilahkan dua mantan koruptor tersebut mengadu ke DKPP.

"Silakan saja. Laporkan kita ke DKPP. Sebab ya itu jalurnya," tutur dia.

Ilham juga mengaku pengaduan ke DKPP bisa mengganggu pelaksanaan tahapan pencalonan anggota legislatif. Pasalnya, di tengah melakukan persiapan teknis KPU juga harus menghadiri sidang kode etik di DKPP.

"Iya (mengganggu), kita disibukkan pada saat harus hadir sidang. Kan DKPP itu menguji soal etik kami," pungkas dia. (Yud)

Penulis:

Baca Juga