KompasTV Luncurkan Program Baru “Cerita Militer”

Jakarta, Akuratnews.com - Untuk mengenalkan TNI lebih dekat kepada masyarakat, KompasTV bekerja sama dengan TNI segera menghadirkan program semi dokumenter berjudul “CERITA MILITER” yang akan dimulai 7 Oktober 2018.

Seremonial peluncuran program ini dilakukan oleh Direktur Utama KompasTV Rikard Bagun didampingi Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya, Kadispenal Laksma TNI Gig JM Sipasulta, serta Kadispenau Marsma TNI Novyan Samyoga pada Press Launch yang diadakan di Aloft Hotel Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 92, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

Program ini nantinya akan memperlihatkan kisah perjalanan para personil TNI untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Program “CERITA MILITER” akan hadir setiap hari Minggu selama satu jam mulai pukul ’ 22.00 WIB.

Rosianna Silalahi, Direktur Pemberitaan KompasTV menyampaikan, dengan hadirnya program ‘CERITA MILITER’, KompasTV ingin memberikan tayangan untuk pemirsa yang diharapkan mampu membuat masyarakat lebih mengenal kiprah TNI secara lebih dekat.

"TNI tidak saja soal menjaga pertahanan dan ketahanan NKRI, tetapi juga berbaur dengan masyarakat sipil untuk ikut serta membangun masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan," kata Rosi.

Menanggapi program terbaru dari KompasTV, Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya sangat mendukung. "Kita menyambut baik atas program kompas tv yang telah menyiapkan program cerita militer ini agar masyarakat luas lebih mengenal TNI Anbgkatan Darat, apa-apa yang kita kerjakan di perbatasan masyarakat harus tau suka duka kita dalam melaksanakan tugas," ungkap Candra.

Sementara itu, Kadispenal Laksma TNI Gig JM Sipasulta mengatakan, dengan program ini masyarakat akan lebih tau tentang kehidupan dan tugas TNI di tiga matra.

"13 episode ini kurang, karna ditiap angkatan banyak yang spesifik sekali. jadi berpikirnya bagaimana program ini kedepan. seperti patroli laut yang jauh dari keluarga. orang nonton piala dunia kita di tengah laut. masyarakat itu harus tau itu semua, demi mengamankan keamanan negara. Kalau mau menambah episode TNI AL siap dan sangat mendukung," ujarnya.

Pernyataan kedua kepala dinas penerangan itu pun disetujui oleh Kadispenau Marsma TNI Novyan Samyoga yang juga mendukung program kompas tv tersebut.

"Banyak yang perlu diketahui masyarakat tentang TNI AU dengan berbagai misi dan tugasnya, seperti siapa yang melakukan peberbangan Sukhoi untuk mengintercept pesawat dengan penerbangan gelap. Sangat menarik kita angkat di angkatan darat, laut, udara," tutur Novyan.

Dalam episode pertama ini, KompasTV akan mengangkat aktivitas yang dilakukan di kesatuan Yonif Para Raider 431 yang bermarkas di Kariango, Maros, Sulawesi Selatan.

Di tempat cikal bakal kelahiran pasukan elite Kopassus ini, pemirsa akan menyaksikan bagaimana para prajurit Kostrad berlatih mengasah dan kemampuan diri dalam melakukan serangan di darat maupun di laut secara senyap, efektif, namun mematikan.

Tidak hanya kemampuan bertempur kelas wahid, batalyon ini juga telah berulang kali mencetak juara dunia bela diri, Yongmoodo. Selain itu, episode pertama juga akan menyuguhkan sisi humanis dari para garda terdepan bangsa yang harus menempuh peralanan di pegunungan selama empat jam untuk terjun langsung menyentuh masyarakat dalam kegiatan belajar mengajat di sebuah sekolah dasar di desa terpencil. (Yan)

Penulis:

Baca Juga