Kondisi Pandemi Covid-19, Panca Marga Inovasi Koperasi Digital

Suasana Penandatangan MoU antara PP PPM dan Perusahaan Internasional, dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 dan peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Koperasi Digital. Tampak Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga, Samsudin Siregar. SH yang juga Mantan Anggota DPR RI Komisi 3 (Berbaju Hijau), didampingi oleh Jubir PP PPM Sabena, S.IKom.M.IKom (Kerudung Merah).

Jakarta, Akuratnews.com - Kondisi Pandemi Covid-19 membuat segala bentuk usaha menjadi kekhawatiran. Perputaran uang dalam proses jual beli, dinilai menjadi salah satu penyebab menyebarnya Covid-19 di masyarakat, berkaca pada kasus di luar negeri. Melihag kondisi yang memprihatinkan, dimana kehidupan sosial perlu dijalankan dalam rangka menumbuhkan proses ekonomi di masyarakat, Pemuda Panca Marga (PPM) berinovasi untuk mengurangi proses jual beli secara langsung dengan membuat koperasi digital.

Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga Samsudin Siregar. SH, mengatakan proses pembayaran yang selama ini dilakukan, di tengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini mudah menularkan penyakit.Namun, manusia mesti hidup dan menjalankan aktivitasnya, untuk itu diperlukan inovasi yang tepat dalam menekan penyebaran Covid-19.

"Kita harus hidup di tengah kondisi Corona. Setelah ini terjadi (pandemi-red) apa yang akan terjadi selanjutnya. Manusia butuh kehidupan. Untuk itu, dengan aplikasi Koperasi Digital ini, memiliki kelebihan yang sangat jelas. Setiap transaksi cukup hanya dengan meggunakan Hand phone.Tidak ada lagi dana dan uang. Cepat, tepat terukur dan aman," jelasnya di sela-sela Penandatanganan MoU Perusahaan Internasional dengan Koperasi Digital Solusi Indonesia (KOPI), Rabu (20/5).

Ke depan dengan diluncurkannya aplikasi digital tersebut, PPM akan menggandeng para petani, yang tentu diakuinya sebagai salah satu target dalam merealisasikan ketahanan pangan di tanah air.

"Kerjasama komunitas sesungguhnya banyak hal masalah ketahanan pangan yang akan kita bentuk koperasi dan kita tetapkan di daerah. Akan kita cari, dan menampung masyarakat bagaimana bertani cerdas, mudah, simple dengan hasil yang maksimal. Kita jamin kita yang beli hasil pertanian tersebut," imbuhnya.

"Kita punya alat yang akan kita turunkan ke daerah. Jadi kita awalnya dari pemuda panca marga yang kemudian akan merangkul para letani. Kita berbicara mungkin akan kurang modal kita akan bantu. Selain itu kita akan ajari cara bertani. Bagi mereka yang tidak punya lahan kita akan ajarkan," tambahnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga