Kondisi Wamena Tak Kondusif, Bupati Pesisir Selatan Tarik Pulang Warganya?

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. (Foto: dok. ANTARA/Didi Someldi Putra/am)

Painan, Akuratnews.com - Situasi keamanan yang belum kondusif dan banyaknya informasi yang simpang siur terkait dengan nasib warga Kabupaten Pesisir Selatan yang merantau di Kota Wamena, Jayawijaya membuat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membuat keputusan untuk memulangkan seluruh perantau asal Pesisir Selatan kembali ke kampung asal.

"Komunikasi intens terus kami jalin dengan beberapa pihak, termasuk Bupati Jayawijaya dalam upaya pemulangan seluruh warga Pesisir Selatan yang merantau ke sana," kata Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni lansir situs nasional, Jumat (27/9/2019).

Bupati mengatakan sedikitnya terdapat 327 kepala keluarga asal Sumatera Barat di Jayawijaya, dan lebih dari separuhnya merupakan warga Pesisir Selatan.

"Saya terus menjalin komunikasi dengan para perantau, saat ini mereka masih bertahan di pengungsian dengan segala keterbatasan," katanya lagi.

Ia mengajak masyarakat Pesisir Selatan agar secara bersama-sama berdoa agar seluruh warga daerah setempat yang kini masih berada di Jayawijaya berada dalam lindungan Allah SWT.

"Semoga suasana di Jayawijaya kembali kondusif sehingga masyarakat di sana bisa menjalankan aktivitas seperti biasa," imbuhnya.

Ia menjelaskan akibat kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Senin (23/9) sembilan warga asal daerah setempat tewas, delapan di antaranya telah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing.

Sementara itu, Pemprov Sumatera Barat juga membuka hotline sambungan telepon dari siapa saja yang dapat memberikan laporan tentang kondisi terkini masyarakat Sumbar di Wamena.

Salah satunya adalah dengan menyediakan kontak Informasi yang dibutuhkan masyarakat, yakni kontak Luhur Budianda 08116625763 (Kepala Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Setda Prov Sumbar) dan Jasman 08197513333 (Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar). (*)

Penulis:
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga