Konser Monokrom Tulus Sukses Padukan Musik dan Art

Jakarta, Akuratnews.com - Konser tunggal kedelapan
bertajuk “Konser Monokrom Tulus”  yang
dihelat di Istora senayan Jakarta, Rabu (6/2), menjadi bukti keseriusan si pelantun
‘Gajah’ dalam memberikan sebuah penampilan yang keren dan memuaskan
penontonnya.

Disaksikan ribuan ‘Teman
Tulus’
, sebutan fans-nya, Tulus mengawali aksinya dengan mempersembahkan
dua buah lagu berjudul ‘Baru’ dan ‘Jatuh Cinta’.

Konser Monokrom Tulus yang di promotori Rajawali
Indonesia ini, menyajikan sekitar 25 lagu populer yang diambil dari album Tulus
dengan durasi pentas lebih dari 2 jam.

Penyanyi kelahiran Bukittinggi ini, tidak saja
bercengkrama lewat lagu, namun juga menjalin kemesraan secara langsung dengan
penonton. Sesuai janjinya, Tulus memangkas jarak antara dirinya dengan
penonton, agar lebih dekat dan intim.

Tulus memang berada ditengah-tengah para penonton.
Seperti yang di sampaikan sang promotor konser Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali
Indonesia, sehari sebelumnya. Mega konser Tulus kali ini, melibatkan banyak
sekali kolaborator di dalamnya. Tidak saja tata suara yang menggelegar, tata
lampu warna-warni yang apik, serta videotron led screen horizontal sebagai latar gambar yang bersenyawa bersama
irama musik dan cerita lagu yang di dendangkan Tulus.

Tata panggung memang digarap secara serius dengan
melibatkan seorang arsitek. Dari panggung utama yang megah tersebut, terdapat
lidah panggung di sayap kiri-kanan yang menjorok keluar dan bertemu diujungnya,
seperti layaknya sebuah kotak. Dan, Tulus pun terlihat menyusuri titian
panggung agar lebih dekat dan intim dengan penonton. Belum lagi, kehadiran
rangkaian boneka dari Papermoon Puppet Theatre dari Yogyakarta hingga menambah
kemegahan Konser Monokrom Tulus kali ini.

Selain dukungan penataan sound yang enak di dengar
serta tata cahaya yang memberikan kemegahan secara visual, Konser Monokrom Tulus
 memang digarap seserius mungkin dengan
mengutamakan elemen penunjang lainnya secara detail seperti tata panggung serta
artistiknya yang menjadi satu kesatuan. Dan Tulus menyajikan sebagai sebuah
pertunjukan yang sukses memadukan karya musik dan art. (Foto: Dok. Bambang
E.Ross)

Penulis : Fajar / Edo

Penulis:

Baca Juga