oleh

Konser Symphony Of Frienship Pukau 1300 Penonton di Opera House Wellington

Jakarta, Akuratnews.com – Inovasi brilian henti selalu dilakukan oleh Duta Besar RI Untuk Selandia Baru dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya. Seniman yang juga Politikus Partai Golkar ini cerdik memanfaatkan kelebihannya dibidang seni sebagai perekat persahabatan antar negara dan antar bangsa.

Pada 9 Nopember kemarin ia menjalankan diplomasi budaya melalui musik dengan menggelar konser musik persahabatan bertajuk Symphony of Friendship yang digagas KBRI Wellington di Selandia Baru, sebagai penanda 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Selandia Baru.

Dalam konser megah berdurasi 90 menit ini, terlebih dahulu dibuka dengan lagu kebangsaan kedua negara. Kemudian menampilkan 2 penyanyi dari Indonesia Timur; Edo Kondologit (Papua) dan Andmesh Kamaleng (NTT), juga menampilkan Gita Gutawa yang berkolaborasi dengan dua penyanyi Maori terkenal Maisey Rika dan Tama Waipara.

Mereka semua diiringi oleh Orchestra Wellington, dengan Erwin Gutawa yang bertindak selaku kondukto. Lagu-lagu dari Indonesia Timur yakni Papua, Maluku dan NTT mengalun syahdu bersama lagu dan musik Maori, suku asli Selandia Baru.

Konser yang digagas oleh Tantowi tersebut tak hanya memukau dan menghanyutkan sekitar 1300 penonton yang hadir, tetapi lewat lagu yang dimainkan juga sanggup menghentak dan membuat goyang 1300 penonton yang memadati Opera House Wellington, tempat konser tersebut digelar.

Dalam sejarah 60 tahun persahabatan antara Indonesia dan Selandia Baru, belum pernah ada konser yang melibatkan penyanyi dan musisi dua negara semacam ini. Oleh karena itu Symphony of Friendship merupakan konser kolaborasi penyanyi dan musisi Indonesia dengan Selandia Baru yang pertama kali digelar.

Di samping untuk mempererat tali persahabatan kedua bangsa, konser ini juga dimaksudkan sebagai jembatan untuk melahirkan pemahaman kepada dunia bahwa Indonesia adalah bagian dari Pasifik, bagian dari masyarakat Melanesia dan Polynesia.

Tantowi pun menjelaskan tentang apa maksud dari diselenggarakannya konser tersebut;

“Lima provinsi kita Papua dan Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara serta Nusa Tenggara Timur secara geografis terletak di Pasifik. Sebagai bagian dari Pasifik, kita mempunyai perhatian besar terhadap dinamika yang terjadi di kawasan penting ini,” kata Tantowi Yahya.

Hadir diantara para undangan antara lain Ketua Parlemen Selandia Baru, Menteri Kehakiman Andrew Little, dan tokoh tokoh masyarakat Maori. Sementara dari Indonesia hadir beberapa anggota DPR RI, pengusaha Rahmat Gobel dan para artis televisi penerima Panasonic Gobel Awards. (Irish)

Komentar

News Feed