Kontrak Kerja Kontraktor Proyek Stadion di Depok Terancam Diputus

Depok, Akuratnews.com- Pelaksana dan konsultan pengawas pekerjaan proyek pembangunan dan penataan lingkungan Stadion Merpati Kota Depok terancam kena sanksi pemutusan kontrak kerja jika teguran dari pihak Dinas Tata Ruang dan Permukiman Depok terabaikan.

Dua perusahaan itu dianggap lalai dalam pekerjaan proyek yang menimbulkan kerusakan pada bagian atap gedung SDN Depok Baru 5 lantaran tertimpa material bangunan tribun stadion saat proses pembongkaran.

"Kita sudah tegur kontraktor proyek dan pengawas supervisinya. Kontraktor juga sudah kita minta untuk memperbaiki. Kini kerusakanya sudah diselesai diperbaiki", ucap Kepala Bidang Tata Bangunan, Suwandi, kepada akuratnewscom, Rabu, (21/8/2019).

Dia tak menampik bila ada titik kelalaian yang menyebabkan terjadinya peristiwa tersebut.

"Ada sedikit kesalahan saat bangunan lama stadion sedang dilakukan pembongkaran. Karena jaraknya dengan bangunan SD kurang dari satu meter, jadi puing-puing bongkaranya jatuh ke atap sekolah tersebut" ujar Suwandi.

Dikatakanya, atap yang rusak juga tidak banyak dan proses perbaikanya hanya butuhkan waktu setengah hari kerja sudah beres.

Terkait sanksi lain akibat kelalaian kerja proyek, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek Stadion Merpati, Sriyanto mengatakan pemutusan kontrak kerja bisa saja terjadi jika teguran dan peringatan diabaikan kontraktor.

"Bisa saja diputus kontrak kalau teguran dan peringatan tidak dilaksanakan", tegasnya.

Untuk pelaksanaan kerja lapanganya, lanjut Sri, sampai dengan pekan ke tiga progres kerja lapangan masih menunjukan arah yang positif.

"Progres kegiatanya tergolong positif. Angka percepatan 7.558 persen menunjukan arah positif", ujarnya.

Dituturkan Yanto, dari hasil laporan pekan ke tiga realisasi progresnya sudah capai 9.945 persen, percepatanya 7.558 persen. Sedang, rencana progresnya 1.387 persen.

Seperti diketahui, tender proyek pembangunan dan penataan lingkungan Stadion Merpati yang digelar Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Depok dimenangkan PT Sihyong Jaya Persada dengan nilai Rp. 8.532.700 miliar.

Sedang, pemenang tender lelang pekerjaan konsultan supervisi pada kegiatan proyek tersebut dimenangkan PT Duta Cipta Konsultindo dengan nilai Rp.330.595.155 juta.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor: Redaksi

Baca Juga