Korea Selatan Memperkuat Pencegahan Ancaman Nuklir Korea Utara

Bendera Korea Utara dan Korea Selatan
Bendera Korea Utara dan Korea Selatan

AKURATNEWS – Militer Korea Selatan (Korsel) berencana untuk memperkuat pencegahan yang disesuaikan bersama dengan AS terhadap ancaman nuklir dan rudal Korea Utara (Korut).

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) dalam laporan audit palemen tahunannya mengatakan bahwa Seoul meningkatkan kemampuan serangan dan pertahanan misilnya terhadap ancaman nuklir Korut.

‘’Korea Utara terus meningkatkan kemampuan nuklir dan misilnya, dengan pembicaraan denuklirisasi yang telah lama terhenti,’’ kata JCS dilansir dari kantor berita Yonhap, Kamis, 7 Oktober 2021.

‘’Menghadapi berbagai tantangan seperti penutupan perbatasan dan kesulitan ekonomi yang memburuk akibat Covid-19, Korea Utara dapat melakukan provokasi militer untuk menyeimbangkan, meskipun ada kemungkinan dialog,’’ sambungnya.

Pekan lalu, Korea Utara menguji coba rudal anti pesawat yang baru dikembangkan, sebagai bagian dari rangkaian peluncuran rudal dalam beberapa pekan terakhir yang meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea.

Pada Senin lalu, Korea Utara dan Korea Selatan memulihkan jalur komunikasi lintas batas yang terputus oleh Pyongyang pada bulan Juli, meningkatkan harapan untuk dimulainya kembali dialog antar-Korea yang terhenti.

Tahun lalu, Korea Utara meledakkan kantor penghubung, dan secara sepihak memutus semua jalur komunikasi antar-Korea melalui selebaran anti-Pyongyang yang dikirim dari Korea Selatan.

Hotline tersebut sempat kembali beroperasi pada akhir Juli sebelum ditangguhkan oleh Korea Utara sebagai protes terhadap latihan militer gabungan tahunan Korea Selatan dan AS. ***

Penulis: Redaksi
Editor: Zulfahmi Siregar
Photographer: Istimewa

Baca Juga