Kota Bogor Berlakukan PPKM Darurat, Ini Pesan Bima Arya ke Warganya

Wali Kota Bogor Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya

AKURATNEWS.COM- Pemerintah Kota Bogor mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat yang akan berlaku  sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang guna mengatasi meningkatnya sebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya kepada warga Kota Bogor melalui Instagram @bimaaryasugiarto, Jumat 2 Juli 2021.

Melansir dari akun tersebut, Bima kemudian menyampaikan aturan-aturan terbaru terkait PPKM Darurat tersebut.

"Pertama pemberlakuan WFH 100 persen di luar sektor esensial, lalu seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online", jelasnya.

Selanjutnya, pusat perbelanjaan, mal ditutup untuk sementara, sedangkan supermarket, minimarket, pasar tradisional, dan toko klontong yang menjual kebutuhan sehari hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 wib.

"Untuk apotek dan toko obat dibolehkan untuk buka 24 jam," ujarnya.

Bima menambahkan, restoran, kafe, lapak, dan tempat jajanan hanya menerima layanan antar dan tidak menerima makan di tempat.

Selanjutnya, tempat ibadah serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah juga ditutup untuk sementera," sebut Bima Arya dalm istagram.

Selain itu, fasilitas umum, kegiatan seni budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan juga ditutup sementara hingga 20 Juli 2021 mendatang.

"Transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan protokol kesehatan yang ketat," tuturnya.

Sedang, untuk resepsi pernikahan dibatasi dengan dihadiri maksimal 30 orang dengan pembatasan protokol kesehatan yang ketat.

"Warga Bogor insya Allah pemerntah kota dan satgas Covid-19 Kota Bogor akan berjuang maksimal untuk menambah tempat tidur, ruang isolasi, bagi warga yang betul-betul membutuhkan," katanya.

Terakhir, Bima juga menyebut pemerintah kota akan memastikan bahwa semua akan bergerak, saling berbagi, saling menolong, dan terutama memprioritaskan warga yang betul-betul membutuhkan pertolongan baik medis maupun logistik.

Penulis:

Baca Juga