KPAI: Hoaks Penculikan Anak Bermula dari Whatsapp Group

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan bahwa pihaknya memiliki enam informasi yang diviralkan terkait maraknya isu penculikan anak. Ia juga menegaskan semuanya mengandung kebohongan alias hoaks.

Diantaranya kata Susanto, adalah pemberitaan mengenai anak kecil yang diculik di Kawasan Jakarta Utara dan diambil bagian organ tubuhnya.

"Faktanya, anak tersebut meninggal karena dehidrasi akibat bermain sepeda dari ujung Menteng hingga Kawasan Marunda," ujar Susanto dalam konferensi pers di Kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018).

Susanto menuturkan, hoaks tersebut bermula dari media sosial khususnya whatsapp group. Kemudian merebak dan membuat para orangtua yang memiliki anak kecil khawatir hingga menunggu anaknya selama jam pelajaran di sekolah. Bahkan, mereka juga melarang anaknya bermain di luar rumah.

"Bermula informasi datangnya dari grup Whatsapp. Banyak sekali ibu-ibu meributkan permasalahan ini. Jadi mereka memiliki kekhawatiran yang berlebihan yang membuat para ibu harus menunggu anaknya di sekolah padahal ini kan tidak boleh dilakukan," pungkas Susanto. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga