Kasus Suap Meikarta

KPK Dalami Peran Deddy Mizwar Saat Rapat KPRD

Jakarta, Akuratnews.com - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus suap Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, dalam pembangunan proyek Meikarta di Bekasi, Jawa Barat.

Deddy yang menggunakan baju kemeja putih lengan panjang keluar dari gedung KPK sekira jam 15:20 WIB.

Kepada wartawan, Deddy mengatakan, pemanggilannya di KPK untuk menindak lanjuti dan memperdalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP)  sebelumnya terkait perannya dalam memimpin rapat Koordinasi Penataan Ruang Daerah (KPRD) dengaan tersangka Sekda Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa dalam pembangunan proyek Meikarta.

"Saya tidak tahu adanya uang di proyek pembangunan Meikarta. Saya datang hanya dimintai keterangan rapat KPRD yang saya pimpin saat menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat," kata Deddy, Jumat (23/8).

Selain Deddy, tim penyidik KPK turut melakukan pemeriksaan terhadap Edy Triyanto selaku Support Service Project Management PT. Lippo Cikarang dan Satriyadi selaku karyawan PT. Lippo Cikarang. Keduanya pun diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa.

Sebelumnya KPK menyebut Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa meminta Rp1 miliar kepada Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi Nurlaili.

Uang suap itu ditujukan untuk mengurus Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi Tahun 2017.

RDTR tersebut merupakan izin yang cukup penting bagi proyek Meikarta dapat mendirikan sejumlah lokasi hunian milik PT. Lippo Group di Kabupaten Bekasi.

Penulis: Suroso
Editor: Redaksi

Baca Juga