KPK Kembangkan Kasus Bupati Koltim ke Muna, Dua Pejabat dan Satu Guru Diamankan

Ilustrasi
Ilustrasi

AKURATNEWS - Pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT ) terhadap, Andi Merya, Bupati Kolaka Timur Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 21 September 2021 lalu, hingga ditetapkannya menjadi Tersangka (TSK) dalam dugaan Korupsi perkara terkait dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dan kini, perkara tersebut terus dikembangkan oleh komisi anti rasuah itu.

KPK pun pada Rabu (22/12) telah berada di Kabupaten Muna dalam rangka melakukan pengembangan perkara, yang akhirnya beberapa orang di Muna yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus yang menimpa Bupati Koltim kini digelandang ke Polres Muna.

Dalam kasus Bupati KOLTIM itu, dari beberapa orang tersebut di duga ada dua pejabat di Muna dan salahsatunya ada seorang Guru di yang juga di duga ikut terlibat.

Informasi yang dihimpun oleh Akuratnews.com, saat ini ketiga orang tersebut saat ini masih di amankan di Polres Muna untuk di ambil Keterangannya dan dua pejabat tersebut adalah berinisia SL dan SD.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan langsung baik dari pihak KPKRI maupun Polres Muna.

Sebelumnya pada Rabu 22 September 2021 lalu, Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Kolaka Timur Sultra, pada tanggal 21 September 2021 yang lalu.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga