oleh

KPU Kota Bekasi: 23 Juli Registrasi PHP MK Menentukan Penetapan Walikota Terpilih

Kota Bekasi, Akuratnews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menyatakan pihaknya baru akan menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bekasi terpilih setelah menerima registrasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) pada tanggal 23 Juli 2018 nanti.

Demikian keterangan yang disampaikan Nurul Sumarheni, Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Selasa (10/7/2018). Dimana pada tanggal 23 Juli nanti Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi meregistrasi semua permohonan Perselisihan Hasil Penghitungan Suara (PHP) ke dalam Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) untukPerkara PHP.

Setelah itu, kata Nurul Kepaniteraan MK akan menyampaikan surat kepada KPU bahwa permohonan PHP yang diajukan adalah sekian permohonan dengan rincian daerah a, b, c, dst. Kemudian, dengan dasar surat tersebut, KPU akan menyampaikan/meneruskan kepada 31 KPU Provinsi/KIP Aceh dan 154 KPU/KIP Kabupaten/Kota.

Dengan dasar Surat MK tersebut Satuan Kerja yang tidak ada permohonan PHP ke MK, menetapkan Paslon Terpilih. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran  (SE) Mendagri terkait pengusulan pengesahan dan pelantikan Kepala Daerah Terpilih yang salah satu dokumennya adalah Surat Keterangan Tidak ada Permohonan PHP di MK.

Untuk itu lanjut Nurul, tahapan pilkada tentang penetapan Paslon terpilih mengikuti jadwal MK, dengan demikian KPU baru bisa menetapkan pasangan calon terpilih setelah MK melakukan registrasi PHP pada tgl 23 juli 2018 tersebut. Bila tidak ada gugatan, paling lambat 3 hari setelahnya.

“Sedangkan bila ada gugatan, maka menunggu keputusan MK.¬† MK memutus perkara PHP maksimal 14 hari setelah registrasi perkara. KPU menetapkan paslon terpilih pasca putusan MK paling lambat 3 hari setelah menerima salinan putusan MK, demikian¬† pemaparan Nurul mengenai proses gugatan sengketa Pilkada ke MK sampai proses penetapan Paslon terpilih. (Sfi)

Komentar

News Feed