Kuasa Hukum Ahok: Dua Saksi Sidang Ahok Bukanlah Saksi Yang Terkonfirmasi

Sirra Prayuna

Jakarta, Akuratnews.com - Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Sirra Prayuna menjelaskan alasan diberhentikanya sidang penistaan agama yang ke enam pada pukul 13.00 yang digelar di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (17/01/17).

Menurutnya, tidak kesesuaian saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut menjadi alasan utama untuk memberhentikan sidang. Pasalnya, sedianya saksi yang harusnya diperiksa hari ini ada 3 orang.

"Namun dua orang yang tadi dihadirkan itu bukanlah saksi yang terkonfirmasi, koordinasi antara JPU (Jaksa Penuntut Umum) dengan kami," ujarnya.

Namun, Dirinya mengakui  di Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sendiri terdapat aturan yang mengatur siapa-siapa saksi yang diwajibkan untuk diberitahu.

"Tapi dalam kerangka equality before the law, dimana untuk mencari kebenaran materiil dan ini merupakan satu konvensi yang berlaku dalam sistem peradilan kita, dan ini adalah merupakan satu koordinasi yang berjalan dan kesepakatan majelis," terangnya.

Lebih lanjut, Sirra menambahkan, tiga orang saksi yang tidak hadir hari ini yakni Iman Sudirman, Muhammad Asroy Saputra dan Ibnu Baskoro akan dilanjutkan pemeriksaannya minggu depan.

"Itu tiga-tiganya gak hadir. Minggu depan berarti tiga lagi. Nah Ibnu Baskoro itu sudah tiga kali nggak hadir dipanggil. Tapi itu kan kembali kepada kewenangan pihak Jaksa Apakah penting atau tidak, ya silahkan," tutupnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga