Kuasa Hukum Bantah Isu Ratna Sarumpaet Melarikan Diri ke Chile

Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018). Foto: Rahmi/Akuratnews.com
Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018). Foto: Rahmi/Akuratnews.com

Jakarta, Akuratnews.com - Ratna Sarumpaet ditangkap pihak kepolisian di Bandara saat akan berangkat ke Chile, Kamis (4/10/2018) malam.

Banyak pihak yang berpikir keberangkatan Ratna tersebut adalah upaya untuk melarikan diri. Dimana sebelumnya pihak penyidik dari kepolisian telah mengirimkan surat panggilan sebagai saksi terkait dengan kasus berita bohong (hoax) penganiayaan dirinya beberapa waktu lalu.

"Itu gak ada (melarikan diri). Itu sudah jauh-jauh hari (rencana ke Chile), sudah ada visanya," ujar salah satu tim Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Insank mengatakan, setelah menerima SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan), Ratna Sarumpaet beserta kuasa hukumnya sebelumnya berniat mengajukan penundaan pemeriksaan.

"Hari ini kami akan meminta izin penundaan pemeriksaan seharusnya, kalau tidak ditangkap kemaren kan. Semalam itu geraknya sangat cepat sekali ya," tukas dia.

Ia juga menjelaskan, tujuan Ratna berangkat ke Chile adalah memenuhi undangan Konferensi. Bukan untuk melarikan diri seperti yang disangkakan.

"Persiapan untuk keluar negeri itu sudah ready visa. Bagaimana mungkin hari ini ada SPDP, hari ini juga dia langsung berangkat. Artinya begini, pada prinsipnya dia berangkat ke Chile itu karena undangan," tuturnya. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga