Kuasa Hukum DH: “Kami Akan Datangi Korban Untuk Meminta Maaf

DH, pelaku begal payudara kini telah diamankan oleh Jatanras Polda Metro Jaya. Lewat tim kuasa hukumnya, DH dan keluarga akan datangi korban untuk meminta maaf.

Jakarta, Akuratnews.com - Selain meminta maaf kepada korban, rencananya DH dan keluarganya melalui tim kuasa hukum juga akan menempuh jalur mediasi atau kekeluargaan.

"Dalam waktu dekat ini kami akan mendatangi korban, untuk meminta maaf secara pribadi atau kekeluargaaan. Kita tempuh jalur Mediasi sehingga akan meringankan tersangka. Berkas permohonan maaf kepada pihak korban sedang kita siapkan, “ ujar kuasa hukum DH, Ronny Perdana Manullang, SH, Rabu (22/1/2020).

Namun sebelumnya, tim kuasa hukum DH meminta kepada pihak penyidik untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan dan psikologis terhadap DH.

"Karena bisa saja ada kelainan atau penyakit kejiwaan yang memang harus ditangani oleh ahli kejiwaan (Psikiater) terkait dengan perilaku yang terlihat ada menyimpang. Jadi kita minta ada test kejiwaannya bagi DH oleh ahli atau pakar seksologi, atau psikolog. Itu permintaan langsung keluarga DH,” lanjut Ronny.

Sementara itu terkait status begal payudara yang diviralkan media terhadap DH, kuasa hukum menilai jika hal itu harus diluruskan.

*Oleh media mainstream diduga pelaku diberitakan sebagai Begal Payudara. Diviralkan seperti itu. Padahal dalam bahasa hukumnya tidak ada istilah Begal Payudara. Inilah yang mau kita luruskan terlebih dahulu. Apa sih yang dilakukan pelaku ? Bagaimana kejadian sebenarnya itu yang sedang kita dalami, “ tutup Ronny.

Sebelumnya ramai diberitakan pelaku yang diketahui DH memegang payudara seorang ibu di wilayah Bekasi, Jawa barat terekam CCTV menjadi viral. DH yang kemudian ditangkap sempat mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada korban.

Penulis: Putra Tobing

Baca Juga