Kuasa Hukum Herianto Desak Mendagri Periksa Bupati Tapanuli Tengah

Herianto, kepala desa terpilih Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. || Foto: dok. Ist.
Herianto, kepala desa terpilih Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. || Foto: dok. Ist.

AKURATNEWS - Meski telah dinyatakan menang pada Pilkades Serentak Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang dilaksanakan pada 20 Desember 2021, namun Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani justru menunda pengambilan sumpah - janji dan pelantikan Herianto sebagai Kepala Desa (Kades) terpilih Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri.

Terkait hal tersebut, Heryanto melalui kuasa hukum Arianto Hulu, S.H mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melakukan periksaan terhadap Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani. Arianto dalam keterangan persnya, Selasa, (11/01/2021), menjelaskan bahwa Pilkades Pagaran Honas dinyatakan telah selesai tanggal 20 Desember 2021.

"Bahwa dalam Pemilihan Kepala Desa tersebut, Herianto telah dipilih oleh rakyat dan meraih suara terbanyak dengan rincian bagai berikut: Caon Nomor Urut 1 meraih Suara 0 (Nol), Calon Nomor Urut 2 (dua) meraih suara sebanyak 127 (Seratus Dua Puluh Tujuh) dan nomor Urut 3 meraih suara sebanyak 245 (dua ratus empat puluh lima)," jelas Arianto Hulu.

Kuasa hukum Kades terpilih Desa Pagaran Honas itu menerangkan, pada tanggal 25 Desember 2021, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pagaran Honas secara resmi menerbitkan SK No. 012/BPD-PH/XII/2021 tentang Penetapan Kades Terpilih Hasil Pilkades Pagaran Honas, "Dalam SK itu, BPD menetapkan nama Herianto, Calon Kepala Desa nomor Urut 3 sebagai Calon Kepala Desa Pagaran Honas Terpilih," jelas Arianto Hulu.

Melansir ANTARA, pada saat mengambil sumpah - janji jabatan para pejabat Kepala Desa baru hasil Pilkades Serentak Tapanuli Tengah tahun 2021, dari total 85 pejabat yang dinyatakan menang Pilkades serentak, Bupati Bakhtiar hanya melantik 84 pejabat baru.

"Pemenang Pilkades dilantik pada tanggal 30 Desember 2021. Sebanyak 84 Kepala Desa terpilih dari 85. Sedangkan pelantikan Kepala Desa Pagaran Honas atas nama Herianto ditunda dengan alasan yang diduga mengada-ada," jelas Arianto.

Arianto Hulu menyatakan keputusan Bupati Tapteng menunda jadwal pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan terhadap Arianto selaku Kades terpilih Desa Pagaran Honas, merugikan masyoritas masyarakat yang memberikan amanah kepada Herianto untuk memimpin desa tersebut.

"Mendesak Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani untuk taat hukum dan menghormati hasil dari proses demokrasi yang terjadi di Desa Pagaran Honas dalam Pilkades Tahun 2021," terangnya.

Kuasa hukum Kades Terpilih Desa Pagaran Honas, Arianto Hulu juga meminta Presiden untuk menginstruksikan Mendagri untuk segera memeriksa Bupati Tapanuli Tengah.

"Bahwa sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 37 ayat (1) UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, berbunyi: Calon Kepala Desa yang dinyatakan terpilih adalah calon yang memperoleh suara terbanyak,” terangnya.

Dalam keterangan pers kuasa hukum Kades terpilih itu menjelaskan bahwa pencalonan kliennya sebagai Kepala Desa Pagaran Honas Tahun 2021 telah sesuai mekanisme dan ketentuan Pasal 33 UU Nomor Tahun 24 tentang Desa jo. Pasal 21 Permendagri No. 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa.

Sebelumnya, pada Kamis, 6 Januari 2022, kuasa hukum Kades terpilih Desa Pagaran Honas, Arianto Hulu menyurati Bupati Tapteng dengan tujuan meminta Bupati supaya Herianto segera dilantik. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak Arianto belum mendapat balasan.***

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga