Kuasa Hukum Korban BI Checking Bantah Hak Jawab Bank BRI

Jakarta, Akuratnews.com - Korban BI Checking, Jhonny Marthen (JM) melalui kuasa hukumnya menanggapi hak jawab Bank BRI cabang Kalimalang Jakarta Timur.

Dilansir dari media sketsindonews.com pada Sabtu (28/12/19) lalu, Bank BRI melalui Hari Purnomo menyampaikan 3 point terkait aduan JM yang tersangkut BI Checking.

1. Bank BRI telah menginvestigasi kejadian tersebut dan dapat diinformasikan bahwa Ybs merupakan Nasabah BRI yang saat ini memiliki tunggakan di Bank BRI Unit Rawa Teratai, Cakung, Jakarta Timur.

2. Bank BRI memastikan bahwa pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai produk keuangan lainnya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta Good Corporate Governance.

3. Bank BRI saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan kejadian ini secara hukum dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menanggapi point-point tersebut, Ronny Perdana Manullang, SH selaku kuasa hukum JM secara tegas membantah pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa pernyataan tersebut tidak sesuai fakta.

"Awalnya BRI mengatakan bahwa klien kami Jhonny Marten adalah nasabah dari BRI sedangkan saat mediasi disitu kami meminta aplikasi pengajuan permohonan namun BRI mengatakan tidak dapat mengeluarkan karena Jhonny bukan debitur atau nasabah, sementara hak jawab mengatakan bahwa Jhonny adalah nasabah Bank BRI," jelasnya saat ditemui, Sabtu (11/01/20).

Lalu untuk point dua dimana pihak BRI mengatakan bahwa pemberian KUR berdasarkan kehati-hatian, menurutnya jika memang ini sudah menggunakan sistem kehati-hatian seharusnya BRI Bisa membedakan mana data yang diduga palsu, mana yang asli. "Kami mengatakan itu, asumsi kami Kroscek dengan data yang dihimpun dari OJK, kami punya bukti cuman bukti itu akan kami keluarkan dalam persidangan," papar Ronny.

"BRI juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, nah pihak terkait yang dimaksud kan BRI sangat tidak jelas, krna sampai saat ini kami yang merasa terkait tidak pernah mendapatkan konfirmasi apapun dari pihak BRI sampai gugatan kami masuk," tutup Ronny.

Penulis: Putra
Editor:Hengki

Baca Juga