Kuasa Hukum Mantan Gubernur Bengkulu Sebut Kliennya Difitnah

Direktur Utama dan Komut PT Anugerah Pratama Inspirasi bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat kunjungan ke Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu
Direktur Utama dan Komut PT Anugerah Pratama Inspirasi bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat kunjungan ke Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu

AKURATNEWS - Munculnya tuduhan yang menyebut bahwa mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin selaku Komisaris PT. Anugerah Pratama Inspirasi dan Dirut PT Anugerah Pratama Inspirasi Raden Saleh Abdul Malik, merupakan orang dekat Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, terkait kasus cek kosong, sehingga beliau ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya, menurut tim kuasa hukum PT. Anugerah Pratama Inspirasi (PT API) merupakan sebuah fitnah.

"Berhentilah menyebar fitnah terhadap Pak Agusrin Mantan Gubernur Bengkulu dan Pak Saleh Direktur Utama PT API yang merupakan orang dekat Wapres RI KH. Ma’ruf Amin terkait cek kosong Rp. 33 Miliar tersebut. Itu Berita bohong dan fitnah,’’ kata Yasrizal, S.H, Kuasa Hukum PT. API, Selasa (22/12).

Menurut dia, justru pihak PT. Tirto Alam Cindo atau penjual yang telah melakukan penipuan dengan memanipulasi kondisi barang yang tidak sesuai dengan kondisi yang disepakati.

"Ini urusan bisnis tapi modus dengan sengaja memutarbalikkan fakta di media dengan tujuan menekan Klien kami agar mau membayar barang yang harganya sebenarnya hanya Rp. 6 miliar dan meminta bayaran Rp. 33 miliar." Pungkas Yasrizal.

Yasrizal menambahkan, penekanan lewat media terkait tudingan itu sudah mereka lakukan berkali-kali.

"Itu terjadi sejak tahun 2019 silam saat Agusrin mencalonkan diri menjadi Gubernur Bengkulu." Tambah Yasrizal.

Sementara itu masih menurut Yasrizal, sejak awal Direktur Utama PT API Saleh, bersedia melunasi berapapun nilainya transaksinya. Namun dia meminta dilakukan appraisal oleh tim independen.

Akan tetapi selalu dari pihak penjual tidak mau dilakukan appraisal, tetap memaksa membayar Rp 33 miliar.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Alamsyah

Baca Juga