Kuasa Hukum MSAT Nilai Dakwaan Jaksa Tidak Cermat dan Jelas

AKURATNEWS - Mochammad Subchi Azal Tzani (42) alias MSAT, terdakwa pencabulan terhadap santriwati, kembali menjalani sidang, di Pengadilan Nageri (PN) Surabaya,Senin (25/7/2022). Sidang kali ini dengan agenda Eksepsi (bantahan atas dakwaan).

Rio Rama Baskara, kuasa hukum terdakwa menerangkan pada sidang tersebut, pihaknya memfokuskan pada tata cara sidang yang digelar secara online yang digelar di PN Surabaya, dan dakwaan yang dinilainya tidak cermat dan jelas.

" Pertama kompetensi relatif kewenangan pengadilan negeri mana yang berwenang untuk mengadili kasus ini. Kami menilai bahwa yang berwenang ya PN Jombang," kata Rio Rama Bagaskara, saat ditemui usai sidang.

Terhitung 37 hari sebelum dilakukannya tahap II lanjut Rio, sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 170/KMA/SK/2022 Tanggal 31 Mei dinyatakan bahwa persidangan ini harus dilaksanakan sesuai ketentuan untuk mengajukan permohonan.

"Yang harus mengajukan permohonan itu, pertama ketua Pengadilan Negeri dan kedua Kejaksaan Negeri. Kami sampai menerima berkas perkara gak (tidak) melihat fatwa itu, jadi kami liat urgensi dipindah ke Surabaya ini belum ketemu. Tapi kalo dilihat perkembangan Persidangan, dua kali sidang online itu kan sama saja dari Jombang ke subonline juga kami gali lagi jadi ya ini keberatan." ungkapnya.

"Kedua dakwaan tidak cermat tidak jelas dan tidak teliti. Harusnya cermat jelas detail jadi hakim tidak bingung jadi, kami gak bingung menilai dakwaan itu ketika memang paska putusan sela dan terdakwa memahami dakwaan." imbuhnya.

Terkait dakwaan yang dinilai tidak cermat, Rio Rama Bagaskara menegaskan, bahwa ada uraian peristiwa loncat-loncat. Seperti peristiwa tanggal 7 jam 10 lalu loncat ke jam 11.

" Ceritanya gus Bechi itu memberikan pengarahan selama 4 jam tapi uraian peristiwa 4 jam itu hilang disitu dia loncat ke peristiwa 10 hari kemudian di jam 23.30 kalau di logika itu berarti ada wawancara di jam 14.30 WIB. Dakwaan gak jelas." Ucapnya.

Sementara disinggung terkait unsur perbuatan terdakwa, Rio mengaku bahwa hal itu masuk dalam materi perkara." Ini kita bicara syarat formil

Masuk materi perkara ini kita apakah dakwaan ini masuk dan layak.," Pungkasnya.

Penulis:

Baca Juga