Kuasa Hukum Pemprov Papua Bantah Tas Hitam Berisi Uang

Jakarta, Akuratnews.com - Pengacara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Stefanus Roy Rening membantah bahwa salah satu bukti tas hitam yang sebelumnya disebut anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berisi uang. Menurut Stefanus, tas hitam itu hanyalah berisi dokumen-dokumen.

"Itu isinya adalah satu buku agenda yang kedua dokumen, kertas. Tidak ada uang," ucap Stefanus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Selain itu, kata Stefanus, tas hitam itu kini berada di Jayapura. Sebab, usai kejadian itu si pemilik tas langsung bertolak ke Jayapura untuk melanjutkan pekerjaannya.

Meski begitu, Stefanus enggan membeberkan saat disinggung identitas pemilik tas itu. Ia hanya menyebut bahwa pihaknya akan terbang ke Jayapura guna mengambil tas beserta isinya untuk diserahkan ke Polda Metro Jaya.

"Ada di Jayapura. Sama orangnya kan pulang ke Jayapura. Saya malam ini akan ke Jayapura akan ambil tas itu untuk menyerahkan ke polisi sebagai barang bukti," papar Stefanus.

Bahkan, Stefanus menekankan bahwa pada saat insiden itu pihak Pemprov Papua telah membuka tas tersebut di depan hadapan kedua anggota KPK untuk membuktikan bahwa tidak ada selembar atau sepersen uang pun di dalam tas tersebut.

"Iya sudah dibuang di depan penyelidik KPK dibuka tidak ada uangnya," tandas Stefanus. (Red)

Penulis:

Baca Juga