Kuasa Hukum Termohan Mengaku Belum Menerimas Surat Keabsahan Kuasa

Kuasa Hukum Polrestabes Surabaya Permasalahkan Legal Standing Singky Soewadji

Surabaya, Akuratnews.com - Sidang praperadilan antara Singky Soewadji (pemohon) melawan Polrestabes Surabaya (termohon), atas terbitnya SP3 kasus pemindahan 420 satwa dilindungi dalam keadaan hidup di KBS, yang dianggap Polisi bukan merupakan tindak pidana, pada tahun 2015, kembali di gelar Pengadilan Negeri ( PN) Surabaya, Selasa (10/11/20).

Dalam sidang yang beragendakan jawaban termohon, Kasubag Hukum Polrestabes, Kompol Mukhamad Lutfi dan Ipda Pelita selaku kuasa hukum Polrestabes Surabaya (termohon), mempermasalahkan legal standing (kelayakan mengajukan praperadilan) pemohon.

"Merujuk pendapat ahli Prof. DR. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum dalam perkara Praperadilan Nomor : 11/Pra.per/2016/PN Sby, siapa yang dimaksud dengan pihak ketiga yang berkepentingan, Prof. DR. Edward menyebutkan, LSM sebagai pihak ketiga atau victim/korban, bisa juga orang yang bertalian dengan korban atau orang yang terkena dampak suatu tindakan aparat penegak hukum dalam bingkai sistem peradilan pidana," terang Kompol Mukhamad Lutfi.

Selain itu, termohon menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil permohonan pemohon, kecuali diakui kebenarannya oleh termohon dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Termohon tidak menanggapi dalil-dalil Pemohon yang tidak ada relevansinya dengan Praperadilan dan pokok perkara Aquo. Untuk itu mohon yang Mulia Bapak Hakim yang memeriksa permohonan Praperadilan ini mengesampingkan dalil-dalil permohonan para Pemohon tersebut " tulis kuasa hukum Kapolrestabes Surabaya dalam jawaban Termohon.

Namun dalam sidang tersebut, saat
Hakim Syaprudin, meminta keabsahan kuasa, Bidkum Polrestabes, mengaku belum menerimas surat keabsahan kuasa, yang sudah didaftarkan (Registrasi) ke Panitera Pengadilan Negeri Surabaya.

"Surat tersebut sudah kami naikan ke Registrasi yang mulia, namun saat ini kami belum siap (menerima), besok kami serahkan," janji Luthfi kepada Hakim.

Penulis:

Baca Juga