Kuasa Hukum Rizieq Menolak Isi Ceramah simbol Palu Arit Di Mata Uang Rupiah Untuk Memecah Belah Bangsa.

Kapitra Ampera, SH (Kuasa Hukum Habib Rizieq)

Jakarta, Akuratnews.com - Tim Kuasa hukum Imam Besar FPI Habib Rizieq menolak jika isi ceramah tentang simbol palu arit dalam mata uang rupiah baru ditujukan untuk memecah belah bangsa.

" Hal ini adalah tanggungjawab masyarakat bisa mengkritik dan kewajuban negara untuk menindaklanjuti ," kata Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera di Gedung Mapolda Metro Jaya, Jakarta,Senin (23/01/17).

Kapitra mengaku agar pemerintah bisa menindaklajuti ucapan kliennya ,Rizieq tersebut, karena jika dibiarkan terus, yang dikhawatirkan hal ini akan berpotensi menjadi bahay bagi negara.

" Jangan malah dikriminalisasi, Ini penting agar negara kita tidak lagi kembali ke era masa lalu ( Jaman PKI)," jelasnya.

Seperti diketahui, informasinya jika penyidik hari ini akan mengajukan pertanyaan terkait maksud Rizieq ucapan soal mata uang rupiah baru yang berlogo palu arit .Sementara itu pihak penyidik Polda akan melakukan konfirmasi terhadap oknum yang mengunggah ke youtube. (Agus)

Penulis:

Baca Juga