Opini

Kuda Hitam Poros III – Pengkhianat ‘Ngatain’ Pengkhianat.. Maling Teriak Maling

Ilustrasi.

Oleh: Zeng Wei Jian, (*)

Akuratnews.com - Pembubaran BPN dan Koalisi Adil-Makmur sudah benar. Pa Prabowo dan Partai Gerindra jadi enteng. "Unwanted element" tersaring. Pendulangan. Natural Selection.

Partai-partai bisa bermanuver masuk kabinet. Tinggal Pa Pabowo, Bang Sandi, Partai Gerindra dan rakyat.

Oposisi dan masuk kabinet urusan metode. Apa pun pilihannya, Pa Prabowo dan Gerindra akan diserang.

Karena bagi mereka, "faksi sampah" dan Poros III, masuk kabinet urusan bagi-bagi kursi. Kaca mata biru melihat segalanya biru.

Yang mau kursi menyerang karena bila Gerindra masuk, jatah mereka hilang.

Karena bukan 01 dan 02, Anti Jokowi sekaligus Ngga Pro Prabowo, Poros III punya agenda mendelegitimasi figur "Prabowo".

Tanah kubur masi basah, mereka langsung nge-gas. Ngatain Pa Prabowo sebagai penghianat, pelancur politik, nyerah kalah dan nge-deal dengan Jokowi.

Penghianat ngatain penghianat. Maling teriak maling. Sesekali ngaca deh. Munafik.

Poros III punya agenda pisahkan rakyat dan Pa Prabowo. Ikan mati. Air diam. Sehingga "their racehorse" bisa main pacuan. Entah siapa "the dark horse" pilihan mereka itu.

Nostalgia Mei 98, pengaruh global bisa tentukan nasib sebuah bangsa.

Pa Harto didongkel tidak lama setelah dilantik. Padahal rakyat mayoritas masih hormat. Hanya segelintir aktifis reformis, mahasiswa dan aneksasi angkatan perang.

Siapa pun "the dark horse" yang akan muncul, minimal dia harus memperoleh restu dari Pa Prabowo dan pengikutnya. Tetapi bila rakyat menghendaki, maka tidak ada figur alternatif.

THE END. (*)

*Penulis adalah Aktivis Tionghoa.

Disclaimer : Kanal opini adalah media warga. Setiap opini di kanal ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

Penulis: .
Editor:Hugeng Widodo

Baca Juga