Lahan Makam di Rorotan Masih Bisa Tampung Korban Covid

AKURATNEWS - Meningkatnya angka Covid di Jakarta yang juga berimbas pada bertambahnya kebutuhan lahan pemakaman pasien Covid yang meninggal, sempat menjadi pembahasan serius lantaran banyak pihak yang mengeluhkan kesulitan mendapat lahan makam.

Terkait hal ini, Badan Pengelola Aset Daerah (PAD) Jakarta Utara menyatakan Jakarta masih memiliki cukup lahan pemakaman khusus Covid-19 di Rorotan, Jakarta Utara.

Kepala Suku Badan PAD Jakarta Utara, Ratna Diah Kurniati megatakan, lahan pemakaman di Rorotan masih cukup luas dan tersedia untuk pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19.

“Insha Allah masih cukup. Per 1 Juli lahan pemakaman di Rorotan sudah terisi 1.754 petak makam. Per hari sekitar 100 jenazah dimakamkan. Tertinggi pada 30 Juni lalu yakni 131 jenazah dimakamkan di Rorotan," ujar Diah dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk 'Sengkarut Data Asset DKI & Penanganan Covid-19 Pemprov DKI' di Jakarta, Jumat (2/7).

Ia memaparkan, total lahan yang tersedia di Rorotan 53 hektar dan yang baru terpakai dua hektar.

"Estimasi kita di dua hektar itu akan terisi kurang lebih 3.500 petak makam. Tapi itu nantinya (lahan) bisa ditambah lagi jika dibutuhkan,” ujar Ratna.

Di kesempatan yang sama, pengamat kebijakan publik, Amir Hamzah menyebut adanya keluhan jenazah Covid yang kesulitan mendapat lahan makam lantaran belum adanya integrasi dan komunikasi yang bagus antara RS dan pihak pemakaman.

"Solusinya, beri kesempatan pada keluarga untuk bisa ikut memulasarakan jenazah dengan prokes yang ketat," ujar Amir.

Sementara itu, terkait adanya kabar pengangkutan jenazah Covid-19 yang diangkut menggunakan truk ke Rorotan dan Bambu Apus, Direktur Eksekutif Indonesia For Transparancy and Accountability (INFRA), Agus A Chairudin yang hadir dalam diskusi tersebut menyatakan pihaknya telah melakukan konfirmasi dengan petugas pemakaman.

“Dan petugas disana menyatakan tidak ada pengangkutan jenazah pakai truk ke Rorotan,” ujar Agus.

Hal itu dikatakan Agus dibuktikan dengan rekaman yang diambilnya langsung di Rorotan dan Bambu Apus.

“Kita punya bukti, baik itu foto, video, maupun wawancara. Jadi tidak ada itu pengangkutan jenazah pakai truk,” beber Agus.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga