Langgar Aturan Physical Distancing Polisi Bubarkan Massa Di McDonald’s Thamrin

Masyarakat Jakarta berkumpul didepan gerai Mc Donald's yang berada di pusat perbelanjaan Sarinah Jaya di MH Thamrin, Jakarta. Minggu (10/6/2020). Berkumpulnya masyarakat dikarenakan gerai Mc Donald's pertama di Indonesia itu akan di tutup mengabaikan aturan Physical Distancing yang diterapkan Pemerintah. foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Akuratnews. Jakarta - Pihak Kepolisian dan TNI dibantu Satpol PP membubarkan kerumunan masyarakat yang berkumpul didepan gerai Mc Donald's yang ada di kawasan jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu 10 Mei 2020.

"Kami bubarkan itu secara persuasif, kami beri imbauan dan meminta semuanya jaga jarak," kata Kapolsek Metro Menteng, AKBP Guntur Muhammad Thariq S.I.K kepada Akuratnews di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Dikatakannya, meski masyarakat yang berkumpul ingin bernostalgia di lokasi gerai McDonald's yang akan ditutup, namun aksi tersebut melanggar aturan Physical Distancing pada program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Mereka beli McDonald's, lalu spontan adakan acara kumpul-kumpul, tapi itu melanggar atauran Physical Distancing," terang Guntur.

Ditegaskannya, pihak kepolisian menyesalkan pengumpulan massa saat merayakan momen penutupan McDonald's, pasalnya, kerumunan massa yang banyak dan mengindahkan aturan jaga jarak jelas akan membahayakan di saat masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Pengelola harusnya tahu diri, kalau sudah tahu bakal terjadi kerumunan saat penutupan harusnya tegas karena kondisi saat ini rawan sekali jika terjadi pengumpulan massa," papar Guntur.

Pihak McDonald's sendiri tidak pernah merencanakan membuat acara penutupan hingga menimbulkan kerumunan massa, meski begitu manajemen McDonald's tetap diberikan teguran keras.

"Pengelola juga tak tahu, makanya mereka tetap kami berikan teguran," pungkasnya.

Sebelumnya, Polisi dibantu TNI dan Satpol PP, sekitar pukul 22.15 WIB, datang ke gerai McDonald's untuk membubarkan kerumuan masyarakat yang berkumpul dan melanggar aturan Physical Distancing.

Penulis:

Baca Juga