Langgar PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Depok Jadi Tersangka

Kejari Depok Sri Kuncoro di Kejari Depok, Selasa,(6/7)
Kejari Depok Sri Kuncoro di Kejari Depok, Selasa,(6/7)

AKURATNEWS.COM- Lurah Pancoran Mas Kota Depok, Jawa Barat Suganda kini telah berstatus sebagai tersangka pasca hajatan resepsi pernikahan di hari pertama PPKM Darurat dilakukan di Depok Sabtu,(3/7).

Atas pelanggaran itu, pihak Polres Metro (Polrestro) Depok telah tetapkan Lurah Pancoran Mas Depok sebagai tersangka dan kini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan atau SPDP.

"Dalam SPDP hanya disebutkan satu orang tersangka atas nama S. Jadi sementara ini baru ada satu tersangka" ucap Kepala Kejari Depok Sri Kuncoro, di Kejari Depok, Selasa,(6/7).

Menurut Sri, pihaknya akan segera tangani perkara dan lakukan koordinasi dengan pihak Polrestro Depok setelah menerima berkas berita acara pada kasus pelanggaran PPKM Darurat itu.

"Jadi saat ini baru SPDP yang sampai. Setelah berita acara pemeriksaan diterima, nanti kami segera mempelajari dan meneliti terkait kelengkapan formil dan materiel", ujarnya.

Terkait itu, Kejari Depok akan segera menunjuk Jaksa Penuntut Umum atau JPU setelah menerima SPDP dari Polrestro Depok.

Setelah nanti kami nyatakan lengkap, lanjut Sri, maka akan segera dilakukan tahab II dan akan segera dilimpahkan pada Pengadilan Negeri Depok.

"Rencananya kami akan gunaan pemeriksaan singkat. Karena pembuktian dan penerapan hukumnya bersifat sederhana. Sesuai pasal 203 KUHP", pukasnya.

Tersangka S dikenakan pasal 212 dan 216 KUHP atas dugaan tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan, kerumunan masyarakat atau tidak mematuhi perintah UU atas pasal 14 no 4 th 1984 tentang wabah penyakit menular.

Penulis:

Baca Juga