Lewat Jalur Ekstrem, Rombongan Bus Asal Pasuruan Terguling di Cangar Mojokerto

Rombongan bus asal Pasuruan saat terguling di kawasan Cangar-Pacet Mojokerto
Rombongan bus asal Pasuruan saat terguling di kawasan Cangar-Pacet Mojokerto

AKURATNEWS - Rombongan bus guru pondok pesantren asal Kabupaten Pasuruan Jawa Timur alami kecelakaan dijalur ekstrem kawasan wisata Cangar Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur pada hari Kamis 4 Oktober waktu petang.

Sejumlah 33 orang dalam rombongan bus tersebut terguling. Sehingga diduga kendaraan yang ditumpangi para guru tersebut mengalami gangguan rem blong.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko dilokasi mengatakan, Bus mini nopol S 7046 NA, yang dikemudikan Gofur warga Pasuruan tersebut diketahui usai melakukan wisata dari Batu hendak kembali ke Pasuruan melewati jalur ekstrem Cangar-Pacet Mojokerto.

"Sampai di turunan curam wilayah Sendi cangar sekitar pukul 16.30 WIB, bus mendadak mengalami rem blong. Bus sarat penumpang itu menabrak tebing di sisi kiri jalan, lalu terguling," kata Wihandoko kepada wartawan.

Dari pengakuan Wihandoko, pihaknya masih belum bisa memastikan jumlah korban terluka akibat kecelakaan tunggal ini. Menurutnya, tidak ada korban yang meninggal.

"Korban masih diobservasi di RS Sumberglagah dan Puskesmas Pacet. Saya cek dulu ke rumah sakit, mohon waktu," jelasnya.

Salah seorang korban berinisial D (18) menuturkan, bus mengangkut 33 guru Ponpes As Salafi Al Ihsan Darul Mukmin, Desa/Kecamatan Sukorejo, Pasuruan.

Menurutnya, rombongan dalam perjalanan kembali ke Pasuruan setelah berwisata di Cangar, Batu. "Rombongan guru semua. Teman saya yang terluka ada tiga orang," pungkasnya.***

Penulis: Rizal

Baca Juga