Lima Bulan Kontrak Rumah di Depok, Terduga Teroris Belum Berikan Identitas Diri

Depok, akuratnews.com- Selama tinggal dan kontrak rumah di Gang Mushola Al Amin RT 03 RW 07 Kelurahan Kalimulya, Cilodong Kota Depok, Jawa Barat, terduga teroris Bowi tinggal bersama istri ketiga bernama Triya dan belum menyerahkan KTP kepada RT setempat.

Ketua RT 03 Agus Waluyo mengatakan selama lima bulan menempati kontrakan tersebut, mereka tak pernah memberikan identitas diri kepada RT setempat.

"Memang sudah janji akan menyerahkan KTP, tapi hingga digeledah tak pernah menyerahkan identitasnya," ujar Agus, Senin,(20/5/2019).

Lantaran itu, polisi sempat memberikan nasihat agar tidak sembarangan menerima penghuni kontrakan. "Saya, Pak RW dan pemilik kontrakan di-briefing oleh polisi agar lebih hati-hati menerima penghuni kontrakan," katanya.

Sebelum pengeledahan, lanjut Agus, ada enam sampai tujuh mobil polisi dilokasi wilayahnya. Dirinya juga mengaku sempat kaget ketika keluar rumah karena sudah banyak mobil polisi.

Saat itu, sebelum tim Densus 88 melakukan penggeledahan, tiga intel polisi mendatangi rumahnya untuk meminta izin melakukan penggeledahan.

"Saya diminta ikut menyaksikan, dan mereka melakukan penggeledahan sekitar pukul 17.00 WIB dan selesai hampir Magrib," ujar Agus.

Waktu itu pintu diketuk sampai berkali-kali namun tak mendapat sahutan dari dalam, lantaran itu juga kami menemui pemilik kontrakan yang lokasinya tidak jauh dari lokasi tersebut untuk meminjam kunci duplikat.

Agus menuturkan, setelah digeledah isi kontrakan hanya terdapat berkas kertas yang dijilid bertuliskan huruf Arab saja, tidak ada yang lainnya. Kontrakan hanya berisi lemari dan kipas angin. "Di dalamnya juga tidak ada tempat tidur", katanya.

Seperti dikabarkan, terduga teroris, Bowi ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri sekitar 30 orang di Gg Remaja Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Senin,(20/5/2019) saat sedang di jalan pada pukul 13.00 WIB.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga