Lima Kabupaten Ini Jadi Sasaran TMMD Ke-106 Jawa Timur

Gubernur Khofifah (4 dari kiri), Pangdam Wisnoe Prasetja (5 dari kiri), Bupati Saiful Ilah (4 dari kanan) dan Dandim Iswan Nusi (3 dari kanan) bersama para warga penerima bantuan seusai upacara pembukaan TMMD 2019 di Lapangan Kecamatan Jabon, Sidoarjo. (foto dok. Akuratnews.com)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Sidoarjo, menjadi salah satu lokasi dari lima kabupaten di Jawa Timur yang disasar untuk kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) selama 30 hari, 2 - 31 Oktober 2019 ini. Empat kabupaten lainnya, yakni Pasuruan, Malang, Jombang dan Ponorogo.

Upacara pembukaan TMMD ke-106 ini dilaksanakan serentak di Indonesia, termasuk di Jawa Timur yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan Jabon, Sidoarjo pada Rabu (2/9/2019). Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) ini menandai TMMD resmi dibuka dengan melakukan pemukulan gong tiga kali.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, kegiatan TMMD 2019 yang mengambil tema "Melalui TMMD, Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat" ini selaras dengan tema pembangunan Pemerintah, baik pusat maupun daerah, bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Pelaksanaan kegiatan TMMD ini merupakan program pembangunan lintas sektor yang melibatkan seluruh komponen pembangunan Bangsa, baik dari Kementerian/Lembaga, Pemprov dan Pemkab serta masyarakat yang menjadi lokasi sasaran kegiatan. Artinya, program TMMD itu sinergi yang kuat, karena secara bersama-sama antara TNI dengan Pemprov dan Pemkab telah memperluas dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat Jawa Timur," tambahnya.

Program TMMD, lanjut Gubernur Khofifah, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan, dimana desa dapat merencanakan, melaksanakan dan memberdayakan sendiri masyarakatnya.

Selain itu, TMMD melalui beberapa kegiatannya, diharapkan juga mampu menjadi pemicu adanya kasadaran masyarakat tentang wawasan kebangsaan, bela negara dan upaya-upaya pencegahan paham radikalisme serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa.

"TMMD bukan semata-mata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, melainkan pula, menumbuhkan rasa percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap ancaman dan tantangan," tandas Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Seusai upacara, Gubernur Khofifah telah menyerahkan sejumlah proyek TMMD, dari Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. Muhammad Iswan Nusi selaku Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) TMMD kepada Bupati Sidoarjo, H.Saiful Ilah.

Selanjutnya, Gubernur Khofifah didampingi Bupati Saiful Ilah, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi dan Dandim 0816, Letkol Inf. Muhammad Iswan Nusi memberikan bantuan satu unit motor roda tiga angkutan sampah satu unit dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo kepada Kepala Desa Kupang, Muhammad.

Kemudian, Pangdam Wisnoe Prasetja menyerahkan satu unit sepeda motor dari Baitul Ma'al Hidayatullah (BMH) Sidoarjo. Lalu, Bupati Saiful Ilah menyampaikan wakaf 50 Al-quran dan Juz Amma dari BMH Sidoarjo kepada Takmir Masjid di Desa Kupang, serta bantuan bibit penghijauan dari Balai Besar Brantas Provinsi dan sembako.

Tak hanya itu, Satgas TMMD juga menggelar bakti sosial, berupa pengobatan gratis bagi 600 orang, skrining dan operasi mata katarak di Klinik EDC Sepanjang, Taman, diikuti 200 orang, donor darah dan layanan Posyandu serta pembagian alat kontrasepsi untuk 200 orang. (*)

Penulis: Wachid Yulianto
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga