Lima Kantor Pemerintahan di Depok Ditutup Sementara

Depok, Akuratnews.com- Lima Kantor pemerintahan di Kota Depok dilakukan penutupan sementara lantaran ada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok positif Covid-19.

Kantor pemerintahan itu juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh tim Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran (PB Damkar) Kota Depok.

"Jadi ada lima kantor pemerintahan yang ditutup sementara karena kasus Covid-19 dan kita semprot disinfektan," ucap Kepala Bidang PB Damkar Kota Depok Denny Romulo Hutauruk, Selasa,(1/9/2020).

Lima kantor pemerintahan itu antaralain, kantor Sekertariat Daerah (Setda) Kota Depok, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK),

Selanjutnya, Dinas kearsipan dan Perpustakaan, Kecamatan Sukmajaya dan kantor Kelurahan Harjamukti.

Dikatakan Denny, saat ini tim dari PB Damkar sedang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di gedung arsip dan perpustakaan di Balai Kota Depok.

"Saat ini tim Wuhan sedang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di sana (Gedung Arsip dan Perpustakaan) di Pemkot," kata Denny kepada Akuratnewscom.

Sedang untuk jadwal penyemprotan disinfektan, tim Mako Damkar juga akan lakukan penyemprotan disinfektan di kantor Kelurahan Harjamukti.

"Besok, tim kami juga akan lakukan giat yang sama di kantor Kelurahan Harjamukti lantaran ada pegawai yang terpapar Covid-19," jelasnya.

Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah membenarkan kantornya ditutup sementara lantaran terdapat ASN dari hasil Swab menunjukan positif Covid-19.

"Iya, dari hasil swab ada satu ASN yang positif," ucapnya.

Sementara, Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok Dadang Wihana membenarkan ada ASN di kedua kantor tersebut terkonfirmasi Covid-19.

"Untuk kepentingan mitigasi dan sterilisasi, kami lakukan penutupan sementara kedua kantor tersebut," kata Dadang.

Dikatakan Dadang, seluruh pegawai yang ada di lingkungan kedua kantor tersebut agar melakukan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

"Kecuali (layanan) D’Core dan Satgas gugus tugas, yang satu gedung dengan Kantor Setda Kota Depok yang masih bertugas karena itu layanan vital yang melayani informasi dan lain-lain," pukasnya.

Seperti diketahui, dari hasil swab test kantor Setda Kota Depok ada tiga pegawai yang terjangkit Covid-19. Sedang pada Diskarpus satu orang pegawai positif Covid-19.

Penulis:

Baca Juga