Linda Islami di Mata Rektor Univ. Budi Luhur

Linda Islami (masih menjadi dosen UBL) saat mendapat kesempatan mempresentasikan paper-nya dalam The 8 th Kuala Lumpur International Communication, Education, Language, Social Science Conference 8  (KLICELS 8), Tahun 2017 lalu.

Jakarta, Akuratnews.com - Kesedihan masih menyelimuti keluarga besar Universitas Budi Luhur, Universitas yang bukan hanya mengusung dunia IT dan Komunikasi, tetapi kampus yang juga mengusung nilai-nilai Kebudiluhuran bagi para mahasisanya. Nilai-nilai tersebut tersemat dalam visi Universitas Budi Luhur yaitu “Cerdas dan Berbudi Luhur”.

Di tengah kondisi pandemi yang menerjang berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan, Universitas Budi Luhur harus kehilangan salah satu Dosen terbaiknya yakni Linda Islami yang diketahui sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur (UBL), pada Rabu, 7 Juli 2021.

Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M. mengungkapkan, bahwa Linda Islami merupakan salah satu mantan mahasiswi, yang akhirnya menjadi koleganya di Kampus UBL hingga akhir hayatnya.

"Dedikasinya luar biasa semasa tugasnya sebagai Humas UBL. Almarhumah banyak mendorong dan mendoakan saya agar bisa menjadi Rektor UBL dan memperkenalkan saya dengan networknya yang merupakan Prominent people seperti Hermawan Kertajaya, Anies Baswedan, Renald Kasali dan masih banyak lagi yg lain," ungkap Rektor melalui pesan whatsApp, Kamis 8 Juli 2021.

Dia melanjutkan, wanita yang dikenal mahasiswanya dengan panggilan Buncan, diakui sangat berdedikasi dalam menjalankan tanggung jawab dan tugasnya di bawah bendera UBL.

"Kerja dan upaya almarhumah untuk kemajuan UBL sangat nyata, makanya saya sangat kehilangan begitu mendapat kabar kemarin siang jam 14.12," katanya.

Dirinya mengungkapkan perasaannya, yang mana atas kepergian almarhumah adalah, "Linda, you are gone too soon", karena saya melihat kiprahnya selama study S3 bidang Ilmu Komunikasi saat ini, menunjukkan kental sekali nuansa akademisnya, dan almarhumah banyak diundang sebagai narasumber di beberapa kegiatan seminar dan konferensi, dan saya sangat berharap setelah lulus program Doktor, almarhumah akan semakin eksis dalam berkiprah dan berkarya untuk memajukan UB."

"Ternyata Allah punya rencana lain, dengan takdir Allah ini, saya berdoa semoga Almarhumah ditempatkan di tempat yang mulia bersamaNYA. Aamiin YRA," lanjut rektor.

Dirinya pun bersaksi, bagaimana Wanita yang lahir pada 21 Maret 1965 ini begitu humble di mata para koleganya, baik dari lingkungan kampus maupun di luar kampus, merupakan orang yang baik. Apapun yang dilakukannya selalu bermanfaat bagi banyak orang.

"Saya bersaksi, almarhumah Linda Islami binti Harun Usman orang baik, penyayang dan disayangi oleh semua orang di sekitarnya. Senang menolong, ramah, sopan santun, banyak nilai-nilai Kebudiluhuran yang ada pada dirinya," pungkas rektor.

Dari informasi yang diterima dari putri Linda Islami satu-satunya yang ditinggalkan, Sheila, diungkapkan meninggal Rabu 7 Juli pukul 14:07 dinyatakan menurut waktu IGD RS EMC Tangerang. Linda sempat mengalami kondisi batuk dan lemas, meskipun hasil PCR dinyatakan negatif.

Penulis:

Baca Juga