Listrik di Pulau Paku Masih Padam Hingga Kini

Aliansi Mahasiswa Morowali (AMM) dan Masyarakat menggelar Aksi unjukrasa pada Senin, 15 November 2021.
Aliansi Mahasiswa Morowali (AMM) dan Masyarakat menggelar Aksi unjukrasa pada Senin, 15 November 2021.

AKURATNEWS - Kondisi listrik yang kian memprihatinkan di Morowali menjadi pemantik lahirnya gerakan-gerakan aksi unjukrasa di Morowali. Salah satunya, adalah gerakan unjukrasa yang dilaksanakan Aliansi Mahasiswa Morowali (AMM) dan Masyarakat, pada Senin, 15 November 2021.

Asbal selaku orator AMMM dalam orasinya mengatakan, aksi unjukrasa hari ini lahir demi kepentingan bersama masyarakat kabupaten Morowali.

"Kondisi krisis listrik sekarang ini, tidak hanya dirasakan masyarakat wilayah kota dan daratan Morowali. Terparah dialami masyarakat di Kepulauan," ungkapnya.

Kondisi krisis listrik di Pulau Paku contohnya, tambah Asbal, sudah sejak beberapa tahun terakhir mengalami krisis listrik yang parah.

"Kurang lebih tiga tahun terakhir mati lampu dan sampai sekrang listrik di delapan desa yang ada disana belum kunjung menyala," bebernya kepada wartawan di sela-sela aksi unjukrasa.

Disisi lain, untuk wilayah daratan Morowali kondisi listrik akhir-akhir ini nampak mati hidup dengan pemadaman bergilir yang semakin memprihatinkan.

"Padahal litrik saat ini sudah menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan semua elemen masyarakat. Olehnya, kami pun menuntut agar pihak PLN menghentikan aktifitas pemadaman listrik di Morowali," tutupnya.***

Penulis: Wardi Bania

Baca Juga