oleh

Literasi Keuangan untuk Generasi Milenial MURTI ALI LINGGA

JAKARTA – CHIEF External Affairs Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom menilai literasi atau edukasi keuangan sangatlah penting untuk generasi muda, khususnya milenial. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Andy dalam dalam Media Talkshow “Entrepreneurship and Financial Inclusion for Millennials in the Digital Era di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Andy menjelaskan, pembahasan jasa keuangan memang sangat luas, namun yang paling penting untuk diberikan kepada anak muda saat ini ialah literasi keuangan. Sehingga mereka nantinya bisa merencanakan atau mengelola keuangannya.

“Dalam industri keuangan paling penting ialah keterbukaan yang harus ditingkatkan. Jadi kualitas hidup yang ditingkatkan adalah keterbukaan keuangan,” sebutnya.

Dia mengungkapkan, Home Credit Indonesia berkomitmen untuk mendorong masyarakat Indonesia untuk memahami soal keuangan. Wujudnya ialah dalam bentuk Kelas Literasi yang telah dimulai sejak 2014 silam.

“Kalau mengikuti aturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), perusahaan keuangan harus membuat kegiatan edukasi keuangan satu tahun sekali. Tapi kita di tahun lalu sudah melakukannya 20 kali. Jadi kita ingin mengedukasi masyarakat,” tuturnya.

Menurut dia, generasi milenial dari kelas menengah yang produktif selalu dihadapkan dengan gaya hidup yang konsumtif sehingga dibutuhkan pemahaman yang baik soal keuangan. “Home Credit menyadari bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemahaman keuangan sejak dini sangat rendah.

Terutama bagi generasi mienial yang cenderung tidak memiliki manajemen keuangan dengan baik,” katanya. (Kompas.com)

Loading...

Komentar

News Feed